Brian Riemer Sebut Tiga Alasan Kegagalan Denmark Lolos ke Piala Dunia
Sejak malam menentukan di Praha hampir sebulan lalu, ketika tiket Piala Dunia lepas dari genggaman Denmark melalui adu penalti, pelatih tim nasional sepak bola Brian Riemer masih dalam keadaan terkejut.
Ia berusaha menganalisis apa yang sebenarnya menyebabkan penurunan performa tim nasional dalam kualifikasi Piala Dunia, di mana Denmark melewatkan tiga kesempatan untuk lolos ke turnamen tersebut.
Dan kini ia telah merangkum tiga alasan utama dalam wawancara dengan TV 2 Sport dan Bold.dk
Pertama, para pemain tim nasional Denmark kurang tajam di dua bidang krusial yang menentukan hasil pertandingan sepak bola. Hal ini terkait dengan alasan kedua, yaitu Denmark tampil kurang baik dalam situasi bola mati.
"Itu adalah aspek di mana kami berharap bisa unggul, tapi kami gagal, dan hal itu menjadi penentu. Tanggung jawab itu ada pada saya", ujar Brian Riemer.
Alasan ketiga adalah kurangnya konsistensi. Brian Riemer yakin bahwa ia terpaksa melakukan "pergantian generasi besar" karena cedera, sakit, dan skorsing, di antara faktor lainnya.
Ia pun berharap dalam periode mendatang menjelang Nations League di musim gugur, ia bisa menghindari perubahan besar dalam skuad tim nasionalnya.
"Saat ini, tim ini sangat membutuhkan konsistensi. Terlalu banyak perubahan yang terjadi. Tim nasional memerlukan pemain yang bisa membangun hubungan. Dan itu terjadi ketika mereka sering bermain bersama. Belum mudah membangun hubungan selama kualifikasi", kata Brian Riemer.
Setelah kekalahan melalui adu penalti dalam laga playoff penentu melawan Republik Ceko di Praha sebulan lalu, Brian Riemer menyatakan bahwa ia tidak berencana mengundurkan diri dari jabatannya.
"Hal itu tidak berubah", tegasnya. Ia bahkan belum memikirkannya.
Tugas berikutnya bagi Denmark datang pada Juni, ketika tim Brian Riemer akan memainkan dua laga uji coba melawan lawan yang belum diumumkan.