Benni McCarthy Pelatih Kenya Buka Suara soal Jabatan Kosong di Kaizer Chiefs
Dalam pernyataan yang dirilis di situs resmi mereka, Amakhosi secara resmi mengonfirmasi kepergian pelatih Khalil Ben Youssef dan Cedric Kaze setelah kontrak dua tahun mereka dengan klub berakhir.
Ben Youssef memulai tugasnya di Chiefs pada awal musim 2024-25, sedangkan Kaze bergabung pada Oktober 2024. Keduanya sempat menjadi asisten pelatih Nasreddine Nabi, yang resmi hengkang pada Oktober 2025.
Pernyataan tersebut menyebut bahwa setelah Nabi pergi, kedua pelatih itu mengambil alih tim utama dan berhasil membawa tim meraih 54 poin di liga, yang merupakan torehan terbaik kedua dalam sebelas tahun terakhir.
Mereka juga gagal melaju ke fase gugur Piala Konfederasi CAF karena kalah selisih gol, finis di Grup D dengan raihan 10 poin.
Mereka menangani Chiefs dalam 39 laga di berbagai kompetisi seperti Betway Premiership, Piala Konfederasi CAF, Carling Knockout Cup, dan Nedbank Cup sepanjang musim 2025-26. Hasilnya, tim meraih 19 kemenangan, 11 seri, dan 9 kekalahan.
Pernyataan Kaizer Chiefs ditutup dengan: Kami berterima kasih kepada para pelatih atas dedikasi dan kontribusi mereka, serta mendoakan sukses untuk masa depan mereka.
Pengumuman lebih lanjut akan menyusul dalam beberapa minggu ke depan seiring persiapan menuju musim baru.
Usai pengumuman itu, nama McCarthy yang kini menjadi pelatih Harambee Stars ikut disebut-sebut bersama Pitso Mosimane dan Manqoba Mngqithi sebagai kandidat.
Prioritas saya adalah Kenya
Namun, legenda sepak bola Afrika Selatan itu kembali meredam rumor dan menegaskan komitmennya terhadap tugasnya di Kenya.
Bagi saya, saat ini fokus saya adalah Kenya karena saya memiliki kontrak di sana dan tim itulah yang saya bimbing, kata McCarthy seperti dikutip dari KICK OFF Magazine.
Menurutnya, Chiefs memiliki permasalahan sendiri dan mereka pasti akan mencari jalan keluar.
McCarthy yang sebelumnya pernah menukangi Cape Town City dan AmaZulu di Liga Premier Afrika Selatan, serta menjadi pelatih striker di Manchester United, juga menyarankan Chiefs untuk mencari solusi dan mengambil keputusan yang tepat.
Manajemen Chiefs adalah lembaga besar. Saya yakin mereka akan mencari cara untuk memperbaiki situasi bagi fans, klub, dan semua pihak yang terlibat, tambah McCarthy.
Ia menegaskan, Selama tidak ada kaitannya dengan saya, itu bukan urusan saya. Saya hanya seperti penggemar biasa. Namun jika tawaran itu datang, saya akan mempertimbangkannya. Tapi untuk sekarang, itu bukan urusan saya.
Kenya tak akan kalah telak 8-0
Menjelang babak kualifikasi Piala Afrika 2027, McCarthy berkomitmen bahwa Kenya tidak akan mengalami kekalahan 8-0 saat berhadapan dengan Bafana Bafana. Harambee Stars berada di Grup D bersama Afrika Selatan, Guinea, dan Eritrea.
Kami akan berusaha maksimal dan target kami adalah lolos dari fase grup. Jika bertemu Bafana Bafana, pertandingan akan sulit karena hati saya ada bersama Bafana, kata McCarthy.
Namun, sebagai pelatih ia tetap ingin memberikan yang terbaik untuk negara tempatnya bekerja. Ia sadar akan beratnya tantangan, tetapi ia tetap optimis.
McCarthy melanjutkan, Standar sepak bola di Afrika Selatan memang lebih tinggi dibanding Kenya. Namun, seperti yang saya bilang, kadang bukan standar yang menjadi penentu utama.
Yang terpenting adalah tekad dan seberapa rapi tim bermain. Saya rasa tim saya cukup rapi dan akan berjuang habis-habisan. Kami pasti tidak akan kebobolan 8-0 seperti saat melawan Senegal.
Pada 18 November 2025, Harambee Stars mengalami kekalahan telak 8-0 dari Senegal dalam pertandingan persahabatan internasional, sebuah hasil yang memalukan.
Sebagai tuan rumah bersama, Kenya sudah otomatis lolos ke Piala Afrika 2027. Meski demikian, Harambee Stars tetap akan ambil bagian dalam babak kualifikasi bersama tim-tim lainnya di Grup D.
Total 48 negara akan berlaga di babak kualifikasi, dan 24 tim akan melaju ke putaran final. Di grup ini, Afrika Selatan adalah tim dengan peringkat tertinggi yakni posisi 60 dunia, disusul Guinea di peringkat 80.
Sementara Kenya kini duduk di peringkat 111, dan Eritrea di posisi 184.