Belgia Meyakinkan Penyerang Muda Berpotensi Fernandez-Pardo untuk Berkomitmen pada Masa Depan Internasional
Pemain berusia 21 tahun yang lahir di Brussels dari orang tua keturunan Italia dan Spanyol pernah membela tim junior Belgia. Namun pada 2024 ia memilih untuk bermain bagi Spanyol meski akhirnya tidak memenuhi panggilan ke skuad U-20 mereka.
Fernandez-Pardo menunjukkan performa gemilang sepanjang musim di Lille yang kini menempati peringkat ketiga Ligue 1 serta berpotensi lolos ke Liga Champions musim mendatang dan dipandang sebagai solusi di lini serang di mana Belgia menghadapi masalah.
Penyerang tersubur sepanjang sejarah Romelu Lukaku mengalami musim penuh cedera dan minim penampilan untuk Napoli sementara Lois Openda juga jarang bermain di Juventus sehingga federasi sepak bola Belgia menghubungi Fernandez-Pardo.
"Memilih Belgia bukan hal mudah karena saya merasakan ikatan kuat dengan Belgia maupun Spanyol" ujar Fernandez-Pardo dalam pernyataan federasi pada hari Selasa.
"Pembicaraan yang positif dan jujur dengan pelatih Rudi Garcia serta direktur teknis asosiasi sepak bola Belgia Vincent Mannaert akhirnya menjadi faktor penentu dalam keputusan saya memilih Belgia.
"Lebih lanjut bermain bersama rekan setim Thomas Meunier dan Nathan Ngoy di Lille semakin menguatkan pilihan saya" tambahnya.
"Mereka membantuku memperteguh perasaan itu baik di atas maupun di luar lapangan. Aku bahagia kini bisa sepenuhnya mendedikasikan diri untuk tim nasional Belgia."
Garcia akan mengumumkan daftar 26 pemain Belgia untuk Piala Dunia pada hari Jumat. Mereka tergabung dalam grup bersama Mesir Iran dan Selandia Baru di ajang bulan depan yang digelar di Kanada Meksiko serta Amerika Serikat.