Bajraktarevic yang Luar Biasa Memimpin PSV Juara ke Kemenangan Mudah lawan PEC Zwolle
Memainkan laga pertama setelah dinobatkan sebagai juara Eredivisie, PSV menghadapi PEC Zwolle dengan susunan pemain awal yang sangat berbeda. Gelandang berusia 19 tahun Joel van den Berg menjalani debut penuhnya, sementara kiper Nick Olij tampil debut kompetitif pertamanya untuk PSV dan Couhaib Driouech, Guus Til, serta Esmir Bajraktarevic berbaris di belakang Ricardo Pepi sebagai pengganti Ivan Perisic, Ismael Saibari, dan Dennis Man.
PSV dengan mudah meraih keunggulan awal saat Ricardo Pepi menyundul umpan cerdas dari Esmir Bajraktarevic untuk membuka skor di menit kedelapan.
Tim tuan rumah yang sudah berstatus juara terus bermain dengan tempo rendah, tapi tetap tidak memberi ruang atau waktu bagi PEC untuk menyerang. Tembakan rendah Mauro Junior menjadi satu-satunya peluang nyata PSV di babak pertama yang berjalan monoton, bahkan Myron Boadu dan Armando Obispo dari bangku cadangan ikut serta dalam gelombang Meksiko.
PEC mengikuti cara PSV dan hanya butuh kurang dari lima menit untuk menyamakan kedudukan di babak kedua, bola panjang brilian dari Ryan Thomas ditemukan oleh Odysseus Velanas yang kemudian meneruskannya ke Thijs Oosting. Saat Oosting gagal menembus Olij, Zico Buurmeester bangkit dan menendang bola melewati kaki Ryan Flamingo untuk masuk ke gawang.
Duet mematikan Pepi dan Bajraktarevic tidak terganggu oleh gol PEC dan langsung berkolaborasi untuk mengembalikan keunggulan PSV dalam hitungan menit, dengan Pepi menyundul umpan indah lain dari Bajraktarevic, kali ini secara buta dan melalui mistar gawang De Graaff.
Gol PEC tampaknya membangunkan PSV, karena Bajraktarevic dan Van den Berg mulai mengancam De Graaff dengan sepertiga akhir pertandingan berpotensi menjadi dominan satu sisi.
Esmir Bajraktarevic melanjutkan malam ajaibnya dengan umpan ke bek PEC Simon Graves, yang akhirnya mengirim bola ke langit-langit gawang sendiri untuk mengakhiri kemenangan PSV dengan 20 menit tersisa.
Tak ada yang lain selain Bajraktarevic yang menambahkan tanda seru pada malam PSV dengan golnya sendiri yang menambah catatan impresif malam itu, menendang bola ke sudut kiri bawah De Graaff dari jarak jauh.
20 menit akhir yang mendominasi membuat PSV memperlebar keunggulan lebih jauh saat Bajraktarevic merebut bola di tengah tiga pemain PEC, akhirnya menyiapkan Couhaib Driouech untuk skor 5-1 setelah penyerang Maroko itu memantulkan lob Guus Til ke gawang kosong.
Esmir Bajraktarevic tak henti-hentinya mengisi lembar statistik di Eindhoven, menyelesaikan serangan brilian dari Driouech dengan tembakan melewati De Graaff dan mencetak empat gol PSV dalam sepuluh menit.
Kemenangan mudah PSV mengirim tim dari Eindhoven menuju pulau Ibiza di Spanyol, di mana juara Eredivisie akan berlibur selama jeda singkat sepak bola Eredivisie akibat hari libur nasional Belanda King's Day.