Wasit FIFA asal Australia Shaun Evans tidak mendapatkan sanksi terkait gestur tangan pada Piala Dunia

Wasit FIFA asal Australia Shaun Evans tidak mendapatkan sanksi terkait gestur tangan pada Piala Dunia

Evans yang bertugas sebagai asisten wasit video saat pertandingan Jerman melawan Curacao pada hari Minggu tertangkap kamera sedang membentuk lingkaran dengan jari telunjuk dan ibu jari tangan kanannya.

Gestur yang dikaitkan dengan kelompok ekstremis sayap kanan ini terlihat oleh pengguna media sosial sehingga mendorong FIFA melakukan investigasi.

Dalam pernyataannya pada hari Senin, Evans mengatakan bahwa gestur tersebut sama sekali tidak disengaja.

Komite Disiplin independen FIFA dapat mengonfirmasi bahwa setelah menyelidiki masalah yang melibatkan asisten wasit video Shaun Evans, tidak ditemukan bukti pelanggaran Kode Disiplin FIFA demikian pernyataan badan pengatur tersebut.

Evans mengatakan gestur tersebut muncul dari kedutan bawah sadar yang tidak disengaja.

Saya ingin menjelaskan bahwa saya tidak sengaja membuat gestur atau simbol tangan untuk menyampaikan pesan, afiliasi, permainan, atau keyakinan apa pun ujar Evans.

Satu-satunya penjelasan yang bisa saya berikan adalah bahwa gerakan tersebut adalah kedutan bawah sadar yang tidak disengaja dan saya tidak sadar telah melakukannya saat itu.

Saya memahami bagaimana gestur tersebut ditafsirkan dan saya menyesalinya, namun saya ingin sangat jelas dan dengan tegas mengatakan bahwa saya tidak dengan sengaja atau sadar membuat simbol tangan yang dimaksud.