Aturan Baru yang Dikonfirmasi untuk Piala Dunia FIFA 2026

Aturan Baru yang Dikonfirmasi untuk Piala Dunia FIFA 2026

Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menjadi sejarah karena alasan yang melampaui durasi dan ukurannya yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Untuk pertama kalinya, ajang olahraga paling populer di dunia ini akan menampilkan 48 tim, meningkat dari 32 pada edisi yang diadakan dari tahun 1998 hingga 2022. Perubahan ini tidak hanya meningkatkan total jumlah pertandingan dari 64 menjadi 104, tetapi juga memperkenalkan babak baru 32 besar antara fase grup dan babak 16 besar.

Namun, perubahannya tidak berhenti di situ. Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) telah menerapkan beberapa pembaruan pada buku peraturan untuk turnamen ini. Modifikasi ini mengatasi kekurangan yang sudah lama ada dan juga menanggapi kontroversi yang muncul selama musim 2025-26. Berikut adalah aturan baru yang bisa diantisipasi penggemar di Piala Dunia FIFA 2026.

Perubahan VAR - Lebih Banyak Intervensi?

Sistem Asisten Wasit Video (VAR) akan diizinkan untuk campur tangan dalam skenario baru selama Piala Dunia 2026. Ini termasuk:

1. Tendangan Sudut yang Tidak Tepat Diberikan

VAR sekarang dapat meninjau keputusan tendangan sudut, tetapi tidak dapat menunda restart permainan untuk melakukannya, yang berarti tidak akan ada jeda tambahan dalam permainan.

2. Pelanggaran Menyerang Sebelum Permainan Dimulai atau Selama Bola Hidup

Perubahan ini menjawab insiden seperti gol, penalti, tendangan sudut, dan tendangan bebas, yang memungkinkan VAR untuk menghukum pelanggaran sebelum bola hidup. Aturan ini muncul sebagai respons terhadap kontroversi baru-baru ini seputar taktik bola mati yang dipopulerkan oleh tim seperti Arsenal di Liga Premier, di mana blok, dorongan, dan sikut sering tidak dihukum karena bola tidak dalam permainan.

3. Kesalahan Identitas

VAR akan campur tangan jika wasit secara tidak sengaja menunjukkan kartu kuning atau merah kepada pemain yang salah.

4. Kartu Kuning Kedua yang Salah yang Menyebabkan Kartu Merah

VAR sekarang bisa campur tangan jika seorang pemain secara tidak tepat mendapatkan kartu kuning kedua, yang menyebabkan pengusiran yang tidak adil. Sebelumnya, VAR hanya bisa campur tangan untuk kartu merah langsung.

Aturan Prestianni

Pemain yang menutup mulut dengan tangan, lengan, atau kaus saat terlibat konfrontasi dengan lawan dapat diberikan kartu merah. Perubahan aturan ini berawal dari kontroversi terbaru yang melibatkan Vinicius Junior dari Real Madrid dan Gianluca Prestianni dari Benfica, yang terakhir dituduh melakukan pelecehan rasial terhadap pemain Brasil itu selama pertemuan babak gugur Liga Champions UEFA. Prestianni menutup mulutnya saat berbicara dengan Vinicius Junior, dan meskipun dia menerima larangan untuk masalah terpisah, tuduhan rasisme pada akhirnya tidak dapat dibuktikan.

Penting untuk dicatat bahwa aturan ini hanya berlaku selama konfrontasi. Aturan ini tidak berlaku saat rekan satu tim, baik dari tim nasional atau klub yang sama, menutup mulut saat bercakap-cakap.

Pergantian Pemain 10 Detik dan Restart 5 Detik untuk Menghentikan Pemborosan Waktu

Pemain yang diganti sekarang hanya memiliki 10 detik untuk meninggalkan lapangan di titik keluar terdekat selama Piala Dunia FIFA 2026. Jika seorang pemain yang nomornya ditampilkan gagal meninggalkan lapangan dalam waktu 10 detik tersebut, pemain yang masuk tidak akan diizinkan untuk memasuki lapangan setidaknya selama satu menit atau hingga penghentian permainan berikutnya, meninggalkan tim yang dihukum dengan kekurangan satu pemain sementara.

Wasit juga dapat memulai hitungan mundur lima detik jika sebuah tim terlalu lama melakukan lemparan ke dalam atau tendangan gawang. Jika bola tidak dalam permainan pada akhir hitungan mundur, kepemilikan bola akan dibalik, memberikan lemparan ke dalam kepada lawan jika itu lemparan ke dalam atau tendangan sudut jika itu tendangan gawang.

Menghadapi Pemborosan Waktu melalui Cedera

Pemain lapangan yang dirawat oleh medis harus meninggalkan lapangan selama satu menit. Ada pengecualian untuk aturan ini untuk cedera kiper, cedera parah, dan tabrakan.

Pemain dilarang pergi ke area teknis saat kiper sedang dirawat. Dalam upaya untuk menghentikan waktu istirahat taktis, pemain lapangan sekarang dilarang pergi ke area teknis dan, sebagai akibatnya, menerima nasihat dan arahan dari pelatih. Logikanya adalah jika pemain lapangan tidak bisa menerima arahan di tengah pertandingan, maka kiper akan enggan untuk berpura-pura cedera.

Dua Istirahat Hidrasi per Babak

Piala Dunia FIFA 2026 akan memperkenalkan dua istirahat hidrasi per pertandingan, satu di setiap babak, masing-masing berlangsung selama tiga menit. Istirahat ini akan terjadi pada menit ke-22 dan ke-67 pertandingan.