Afrika Timur Berjanji Menyajikan AFCON 2027 Terbaik Sepanjang Sejarah Dunia

Afrika Timur Berjanji Menyajikan AFCON 2027 Terbaik Sepanjang Sejarah Dunia

Pertandingan pembuka akan digelar pada Sabtu, 19 Juni, dan final pada Sabtu, 17 Juli, sesuai jadwal yang disetujui Dewan FIFA dalam pertemuan terbarunya di Vancouver, Kanada.

CAF akan mengumumkan negara tuan rumah untuk pertandingan pembuka dan final pada waktunya. AFCON PAMOJA 2027 merupakan ajang pertama yang dit的kan oleh tiga negara, memberikan peluang unik bagi CAF dan sepak bola Afrika untuk menjangkau lebih dari 400 juta penduduk di wilayah Afrika Timur.

AFCON 2027 akan menyusul edisi 2025 yang diadakan di Maroko, yang banyak dipuji sebagai salah satu penyelenggaraan terbaik sepanjang sejarah.

Turnamen tersebut mencatat 87 gol di babak grup, dengan Maroko memimpin Grup A dan mencapai final, di mana mereka secara kontroversial dinyatakan menang atas Senegal meskipun kalah dari mereka di Rabat. Turnamen 2025 memecahkan rekor dengan lebih dari 120 gol yang dicetak, melebihi rekor sebelumnya sebanyak 119 gol pada 2023.

Pertandingan dihelat di sembilan venue modern, dan kompetisi ini dikenal luas karena standar organisasinya yang luar biasa. Edisi tersebut mencatat sejarah sebagai yang paling banyak ditonton secara online, dengan mencapai 6.1 miliar tayangan digital yang menakjubkan.

Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) kemudian melaporkan bahwa angka tersebut menekankan pengaruh global turnamen yang semakin besar serta semangat tak tertandingi dari para penggemar sepak bola Afrika.

Salah satu bidang pertumbuhan terbesar bagi CAF dan TotalEnergies CAF Africa Cup of Nations Maroko 2025 adalah dengan komunitas Diaspora, di mana CAF berhasil menarik jutaan penonton dan pengguna baru, bagian dari pernyataan tersebut.

Afrika Timur Akan Menyajikan AFCON yang Unik

Afrika Timur ditugaskan untuk melampaui pencapaian Maroko, tetapi menurut Presiden Federasi Sepak Bola Kenya (FKF) Hussein Mohammed, tuan rumah bersama PAMOJA ini tidak berniat bersaing dengan negara Afrika Utara tersebut.

Saya yakin Afrika Timur siap dan akan menyajikan AFCON terbaik yang pernah dilihat benua dan dunia, ujar bos FKF yang sedang dihadapi masalah Mohammed, seperti dikutip oleh Pulse Sports saat bertemu dengan presiden CAF Patrice Motsepe.

Motsepe saat ini berada di Nairobi untuk menghadiri Africa Forward Summit dan memeriksa persiapan AFCON PAMOJA 2027, yang dit的kan bersama oleh Kenya.

Kami tidak berniat bersaing dengan Maroko seperti yang disinggung Menteri. Kami unik di Afrika Timur dan kami akan menyajikan AFCON unik yang belum pernah terlihat, tambah Mohammed.

Dalam hal ini, bukan hanya perangkat keras seperti fasilitas dan stadion, tetapi juga perangkat lunak. Afrika Timur dikenal dengan keramahan kami, kami dikenal sebagai penduduk yang rajin bekerja, dan kami dikenal menyajikan kualitas, serta kami alami itu dengan CHAN.

Motsepe Memuji Kemajuan AFCON 2027

Dalam pidato penting selama Africa Forward Summit di Nairobi pada 11 Mei, Motsepe secara resmi mengonfirmasi kembali bahwa Kenya akan menjadi tuan rumah Piala Afrika Bangsa Bangsa (AFCON) 2027.

Motsepe memuji kemajuan yang dicapai oleh negara negara Afrika Timur, mencatat bahwa Kenya baru-baru ini mengamankan statusnya dengan menyelesaikan biaya penyelenggaraan yang diperlukan dan mempercepat proyek infrastruktur.

Selama kunjungannya ke Nairobi, Presiden CAF juga bertemu dengan pejabat setempat untuk memeriksa pengembangan venue kunci, termasuk Stadion Olahraga Talanta dan Pusat Olahraga Internasional Moi (Kasarani).

Kenya termasuk di antara tiga negara yang akan menjadi tuan rumah AFCON tahun depan, acara olahraga terbesar di tanah Afrika, kata Motsepe.

Bos FKF Mohammed menambahkan: Motsepe memuji kemajuan signifikan yang dicapai oleh tiga negara tuan rumah dan menyatakan keyakinannya bahwa Pamoja AFCON 2027 akan menjadi kesuksesan besar.

Negara tuan rumah menegaskan kembali komitmen mereka untuk kolaborasi berkelanjutan guna memastikan kesiapan penuh dan menyajikan AFCON paling sukses dalam sejarah kompetisi tersebut.

Menteri Kabinet Kenya untuk Olahraga, Salim Mvurya, mengatakan tentang pertemuan dengan pemimpin CAF: Senang sekali menjadi tuan rumah bagi Presiden CAF Motsepe, bersama Menteri Olahraga PAMOJA lainnya dan Presiden Federasi Pamoja, saat kami memajukan konsultasi strategis mengenai persiapan penyelenggaraan bersama untuk AFCON 2027.

Kami secara bersama sama menilai kerangka dasar operasional yang akan memberikan arahan menuju pendirian struktur penyelenggaraan kritis, kebijakan pemerintah yang harmonis, mekanisme koordinasi, dan kerangka keuangan berkelanjutan yang diperlukan untuk penyajian turnamen benua yang sukses.

Pertemuan ini membangun atas resolusi Pertemuan Kick off Kampala, di mana negara negara PAMOJA menyusun peta jalan dan matriks implementasi untuk persiapan masing masing negara kami.

Kami dengan hangat menyambut keyakinan berkelanjutan Motsepe terhadap tawaran PAMOJA dan kemampuan kolektif Afrika Timur untuk menulis ulang sejarah dengan sukses menyelenggarakan salah satu turnamen sepak bola paling ikonik di benua ini.

Edisi AFCON 2027 merupakan bagian dari peringatan 70 tahun Piala Afrika Bangsa Bangsa, dan akan menjadi yang terakhir diadakan pada tahun ganjil, karena CAF mengumumkan pada Desember 2025 bahwa turnamen tersebut akan menjadi quadrennial mulai dari 2028 ke depan.