Afrika Selatan dan Republik Ceko Memperbarui Persaingan Singkat Namun Berarti
Kedua tim akan saling berhadapan dalam laga kedua Grup A Piala Dunia 2026 di Atlanta pada Kamis. Masing-masing membutuhkan kemenangan setelah mengalami kekalahan di pertandingan pertama, dari Meksiko dan Korea Selatan secara berurutan.
Mereka juga melihat pertandingan ini sebagai peluang bagus untuk membalikkan keadaan di turnamen. Namun, kedua tim tampak rentan saat bermain di laga perdana.
Satu-satunya pertemuan mereka sebelumnya terjadi di Piala Konfederasi 1997. Turnamen itu menyebabkan pemecatan Clive Barker, meskipun ia berhasil membawa Afrika Selatan lolos ke Piala Dunia pada tahun berikutnya.
Afrika Selatan saat itu dipimpin oleh kapten almarhum Sizwe Motaung, meskipun terdapat Neil Tovey, Shoes Moshoeu, dan Doctor Khumalo dalam skuat.
Republik Ceko unggul dua kali, tetapi setiap kali Bafana berhasil menyamakan kedudukan. Gol penyeimbang kedua mereka dicetak oleh asisten pelatih saat ini, Helman Mkhalele.
Vladimír Šmicer, yang saat itu bermain untuk Lens sebelum akhirnya bergabung dengan Liverpool, memberikan keunggulan bagi Republik Ceko. Brendan Augustine menyamakan skor melalui sundulan untuk Afrika Selatan. Augustine kemudian terkenal karena dikirim pulang dari Piala Dunia enam bulan setelahnya setelah dugaan keluar malam.
Namun semenit setelah gol tersebut, Šmicer kembali menjebol gawang untuk gol keduanya, membuat tim Eropa itu unggul saat turun minum.
Skor tersebut bertahan hingga lima menit menjelang akhir pertandingan. Mkhalele muncul dengan gol penyeimbang lainnya melalui tembakan keras dari jarak 25 yard yang melesak ke sudut atas gawang. Gol itu terjadi setelah Jiří Němec dari Republik Ceko mendapat kartu merah tiga menit sebelumnya.
Bafana kemudian kalah 1-0 dari Uni Emirat Arab dan 4-3 dari Uruguay. Hasil-hasil itu membuat SAFA panik menjelang debut Piala Dunia mereka dan Barker kehilangan pekerjaannya.
Mereka justru menunjuk Philippe Troussier, yang ternyata menjadi bencana dari awal hingga akhir.
Satu-satunya hubungan lain antara Afrika Selatan dan sepak bola Ceko adalah hal yang tipis, yaitu saat wasit Radek Prihoda memimpin pertandingan persahabatan yang berakhir dengan kekalahan 1-0 dari Polandia pada tahun 2012.
Susunan pemain:
Republik Ceko: Pavel Srníček; Michal Horňák, Zdeněk Svoboda, Karel Rada, Petr Vlček; Pavel Nedvěd, Jiří Němec, Radek Bejbl, Edvard Lasota; Pavel Kuka (Radek Slončík 89’), Vladimír Šmicer (Karel Poborský 84’). Pelatih: Dušan Uhrin.
Afrika Selatan: Andre Arendse, Sizwe Motaung, Willem Jackson, Mark Fish, Neil Tovey, John Moshoeu, Helman Mkhalele, Doctor Khumalo (Dumisa Ngobe 37’), John Moeti, Phil Masinga, Brendan Augustine (Mark Williams 73’). Pelatih: Clive Barker.