Yordania Berharap Capai Prestasi Seperti Maroko di Debut Piala Dunia

Yordania Berharap Capai Prestasi Seperti Maroko di Debut Piala Dunia

Yordania akan menghadapi Austria Algeria dan Argentina di Grup J pada Piala Dunia 11 Juni hingga 19 Juli dan sedang menjalani kamp pelatihan terakhir di Antalya minggu ini.

Akses media ke sesi latihan dibatasi ketat sementara tim menyempurnakan taktik mereka.

Beberapa pemain mengatakan mereka hampir tidak bisa tidur karena antisipasi turnamen tetapi Sellami ingin mereka mengambil kepercayaan diri dari pencapaian Maroko di Piala Dunia sebelumnya di mana mereka kalah 2 0 dari Prancis di semifinal.

"Di kompetisi besar banyak tim bisa mengejutkan. Negara saya Maroko mencapai semifinal di Piala Dunia terakhir" katanya. "Itu memberi kami keyakinan."

Yordania akan bertanding melawan Kosta Rika nanti Jumat dan Nigeria pada Selasa sebagai bagian dari turnamen regional empat tim yang juga melibatkan Iran dan dipindah dari Yordania ke Turki karena perang di Timur Tengah.

"Tentu saja kami merasa sedih atas apa yang terjadi. Saya harap akan ada perdamaian" kata gelandang Noor Al Rawabdeh di kamp tersebut.

"Tapi ini sepak bola kami pindah ke sini dan harus beradaptasi. Di Piala Dunia Anda menghadapi hal hal tak terduga jadi kami harus siap untuk segalanya."

Meskipun berstatus underdog para pemain mengatakan mereka tidak datang ke Piala Dunia hanya untuk mengisi kuota.

"Bagi kami kami tidak datang hanya untuk ikut serta" tambah Al Rawabdeh. "Kami bertujuan maju sejauh mungkin di turnamen ini.

"Jujur saja kadang kami tidak tidur saat memikirkannya" lanjutnya. "Ini mimpi yang menjadi kenyataan bagi kami."

Yordania memperoleh tiket langsung ke Piala Dunia setelah finis kedua di belakang Korea Selatan di grup kualifikasi Asia mereka.

Bek Mohammad Abu Alnadi mengatakan skuad sangat menantikan kesempatan bersaing di panggung terbesar sepak bola.

"Ini benar benar luar biasa. Semua kami sangat antusias. Ini salah satu level tertinggi yang bisa dicapai pemain mana pun" katanya.

"Kami ingin maju sejauh mungkin seperti tim lain dan mencetak sejarah lagi."

Sellami menyatakan kamp Antalya merupakan tahap kunci dalam membangun pengalaman menghadapi lawan elite.

"Kami mempersiapkan langkah demi langkah. Kami telah bermain melawan berbagai budaya sepak bola" katanya.

"Kami mengumpulkan pengalaman dan Insyaallah kami akan mengejutkan banyak orang."