Warga Jerman yang Dihukum Suap Pengaturan Skor Ditugaskan Jadi Wasit Playoff Denmark Lawan Makedonia Utara
Zwayer memperoleh sanksi larangan bertugas selama enam bulan pada tahun 2005 akibat keterlibatannya dalam kasus pengaturan hasil pertandingan.
Sang pria berusia 43 tahun itu menerima hukuman dari DFB atau Federasi Sepak Bola Jerman setelah menjabat sebagai asisten wasit bagi Robert Hoyzer yang terbukti menerima suap untuk memanipulasi sejumlah laga di divisi 2 Bundesliga yang dipimpinnya.
Menurut kabar, Zwayer pernah menerima suap sebesar €300 menjelang pertandingan yang melibatkan Wuppertaler SV namun ia kemudian partly menebus kesalahannya dengan melaporkan praktik pengaturan skor Hoyzer kepada otoritas sepak bola Jerman dan didukung oleh tiga wasit lainnya.
Publik Jerman baru mengetahui soal sanksi Zwayer setelah media Die Zeit menerbitkan dokumen berjudul The Zwayer File pada 2014 sementara Hoyzer sendiri dihukum dilarang seumur hidup.
Kembalinya Zwayer ke panggung pertandingan pada 2021 memicu kecaman dari Jude Bellingham terkait izinnya memimpin laga Bundesliga serta penampilannya dalam duel sengit Borussia Dortmund kontra Bayern Munich pada Desember tahun itu dengan menyatakan Anda memberikan wasit yang pernah terlibat pengaturan skor untuk pertandingan paling bergengsi di Jerman apa yang bisa diharapkan
Baru lima hari lalu Zwayer memimpin pertandingan penting lainnya di wilayah Denmark saat FC Midtjylland berhadapan dengan Nottingham Forest di kompetisi Europa League.