Virgil van Dijk Tegaskan Liverpool Akan Tetap Rendah Hati Usai Kemenangan Gemilang atas Galatasaray
Klub Turki itu datang ke Anfield untuk laga leg kedua babak 16 besar pada Rabu malam dengan keunggulan 1-0 namun akhirnya dihajar 4-0 oleh Liverpool.
Juara Eropa enam kali Liverpool kini bisa menatap perempat final melawan pemegang gelar Paris Saint-Germain yang menyingkirkan mereka musim lalu.
Hasil memuaskan ini datang di saat Liverpool kesulitan mempertahankan gelar Premier League dan saat ini berada di posisi kelima klasemen Liga Inggris teratas dengan tertinggal 21 poin dari pemuncak Arsenal.
"Banyak yang dipertaruhkan jelas sekali jadi kami harus tunjukkan betapa kami menginginkannya," ujar Van Dijk.
"Saya rasa kadang kami main bagus tapi tidak konsisten secara rutin dan itu mengecewakan bagi kami semua serta para pendukung."
Bek Belanda berusia 34 tahun itu menambahkan: "Itu sangat sulit tapi itulah hal tersulit dalam hidup melakukannya setiap tiga atau empat hari sekali. Jika bisa begitu peluang suksesnya besar.
"Itulah yang kami kejar itu yang kami punya tahun lalu dan itulah yang kami usahakan tapi butuh banyak faktor berpihak dan kini kami tidak larut dalam euforia.
"Kami sudah tampil baik musim ini tapi belum bisa bangun momentum di laga berikutnya.
"Pertandingan ini menuntut fisik dan mental tinggi dan terserah kami untuk lakukan segala hal tepat agar siap menghadapi kick off awal lawan Brighton pada Sabtu."
Kemenangan atas Galatasaray sangat dibutuhkan Liverpool setelah hasil imbang kurang meyakinkan melawan Tottenham yang terancam degradasi di Anfield Minggu lalu yang memicu sorak kecewa langka dari suporter The Reds.
"Para fans mungkin bisa bilang jika kami berikan performa itu setiap pekan di lapangan maka tidak ada masalah dan kami bisa katakan jika fans berikan dukungan setiap tiga atau empat hari sekali maka tidak ada masalah juga," kata Van Dijk. "Ini soal lakukan bersama-sama.
"Musim ini sebagai pemain kami ambil tanggung jawab penuh atas banyak penampilan saat kami kurang memuaskan.
"Tapi bagi saya tidak ada gunanya bicara itu sekarang setelah kami lolos ke babak delapan besar karena itu tetap hal bagus."