Vinicius Mengamankan Langkah Real Madrid ke Babak 16 Besar Liga Champions Saat PSG Unggul Tipis atas Monaco
Vinicius Junior memastikan Real Madrid lolos ke babak 16 besar Liga Champions pada hari Rabu dengan gol penentu melawan Benfica sementara Paris Saint-Germain sebagai juara bertahan berhasil mengatasi rival Ligue 1 Monaco yang bertahan dengan sisa 10 pemain.
Raksasa Italia Juventus hampir saja membalikkan defisit 5-2 dari leg pertama melawan Galatasaray namun gol tambahan waktu dari Victor Osimhen dan Baris Yilmaz membawa Turki menang agregat 7-5 sementara tendangan penalti Lazar Samardzic di menit cedera mengantarkan Atalanta lolos agregat 4-3 atas Borussia Dortmund.
Vinicius mencetak gol kemenangan dalam kemenangan 2-1 malam itu untuk mengamankan keunggulan agregat 3-1 bagi Real di laga play-off di Madrid.
Satu minggu setelah kontroversi rasisme di leg pertama di Lisbon Vinicius memberikan balasan sempurna sementara pemain yang dituduhnya melakukan pelecehan rasial yakni gelandang Argentina Gianluca Prestianni absen karena larangan sementara dari UEFA.
Pelatih Benfica Jose Mourinho juga diskors untuk pertandingan melawan mantan klubnya tapi timnya sempat memberi harapan hasil kejutan.
Rafa Silva memberikan keunggulan yang layak bagi Benfica di menit ke-14 dengan menyundul bola lepas setelah Raul Asencio mengganggu umpan silang Vangelis Pavlidis ke arah gawang sendiri memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan insting.
Tapi dua menit kemudian Aurelien Tchouameni menyamakan kedudukan malam itu dengan tembakan tajam dari umpan silang Federico Valverde.
Dengan rekan penyerangnya Kylian Mbappe cedera Vinicius menjadi pusat perhatian dengan melepaskan diri 11 menit menjelang akhir untuk melepaskan tembakan melintasi kiper Anatoliy Trubin ke sudut jauh.
PSG mengatasi ketakutan babak pertama untuk mengalahkan Monaco agregat 5-4 setelah hasil imbang 2-2 di Parc des Princes.
Dengan bek sayap Maroko Achraf Hakimi dipilih untuk memulai meskipun menghadapi persidangan dugaan pemerkosaan PSG memulai dengan lambat.
Monaco menyamakan agregat tepat sebelum babak pertama usai saat Maghnes Akliouche menyelesaikan dengan baik dari umpan cerdas Mamadou Coulibaly setelah kiper PSG Matvei Safonov gagal mengantisipasi umpan silang.
Tapi Coulibaly mendapat dua kartu kuning berturut-turut di awal babak kedua dan segera Desire Doue menyiapkan Marquinhos untuk menyelesaikan dari jarak dekat.
Enam menit kemudian Hakimi melepaskan tembakan jarak jauh kiper Monaco Philipp Koehn menangkis dan Khvicha Kvaratskhelia menyundul bola pantul untuk hampir memadamkan harapan tamu sebelum Jordan Teze mencetak gol di waktu cedera.
Osimhen Hancurkan Hati Juve
Harapan Juventus dengan 10 pemain untuk membalikkan keajaiban gagal meskipun mengalahkan Galatasaray 3-2 setelah perpanjangan waktu di Turin.
Gol dari kapten Manuel Locatelli bek tengah Federico Gatti dan gelandang AS Weston McKennie memungkinkan Juve memaksa perpanjangan waktu meskipun pengusiran Lloyd Kelly di babak kedua dengan skor 1-0.
Tapi gol periode tambahan Osimhen dan Yilmaz mengantarkan Turki lolos.
Juve mendapat kesempatan delapan menit menjelang babak pertama ketika gelandang mantan Arsenal Lucas Torreira menjatuhkan Khephren Thuram di kotak penalti dan Locatelli mengeksekusi penalti dengan baik.
Juve mendominasi periode pertama tapi harapan lolos mereka terpukul keras ketika bek tengah Inggris Kelly diusir dengan keras di awal babak kedua setelah menyentuh Yilmaz dengan kaki saat melompat untuk sundulan.
Bahkan begitu Gatti menyundul umpan silang ganas dari bek kanan Pierre Kalulu dan McKennie menyamakan agregat delapan menit menjelang waktu dengan sundulan dari jarak sangat dekat untuk memaksa perpanjangan waktu.
Gelandang Serbia Samardzic meraih penalti di menit akhir untuk kemenangan 4-1 malam itu di kandang melawan Dortmund.
Bek tengah Aljazair Ramy Bensebaini melakukan pelanggaran penalti jauh di waktu tambahan setelah mengenai wajah Nikola Krstovic dengan tendangan tinggi.
Itu memberinya kartu kuning kedua di malam mengerikan di mana ia secara tidak sengaja berkontribusi pada dua gol pertama Atalanta juga.
Orang Italia telah menghapus defisit 2-0 dari leg pertama pada babak pertama berkat gol dari penyerang Gianluca Scamacca dan bek sayap veteran Davide Zappacosta keduanya dibantu oleh defleksi Bensebaini.
Gelandang Kroasia Mario Pasalic menyundul gol dari dalam kotak enam yard untuk memberikan keunggulan agregat bagi Italia tapi gol individu brilian Karim Adeyemi tampaknya akan membawa pertandingan ke perpanjangan waktu.