Villarreal bertahan teguh untuk kalahkan Athletic Club dan unggul empat poin dalam perebutan peringkat ketiga

Villarreal bertahan teguh untuk kalahkan Athletic Club dan unggul empat poin dalam perebutan peringkat ketiga

Sebelum laga dimulai, Nico Williams sebagai winger Athletic yang dianggap berbahaya, akhirnya tampil sebagai starter pertama kalinya setelah absen lebih dari dua bulan akibat cedera.

Villarreal justru menjadi tim pertama yang hampir mencetak gol, dan Unai Simon harus tampil maksimal untuk membelokkan tembakan jarak jauh Pape Gueye di menit ke-11 ke atas mistar gawang.

Kiper itu akhirnya kebobolan setelah 26 menit berlalu, saat tim tamu melancarkan serangan balik dan Tani Oluwaseyi menyodorkan umpan kepada bek kiri Sergi Cardona, yang dengan cantik mengop bola melewati Simon untuk gol perdananya sejak Agustus 2024. 

Mengingat Villarreal belum pernah kalah di LaLiga musim ini setelah unggul lebih dulu (W16, D3), situasi ini terlihat menguntungkan, tapi tuan rumah merespons dengan baik melalui tembakan Yuri Berchiche dan Mikel Jauregizar dari luar kotak penalti yang melebar tipis dari sasaran.

Namun, Athletic mendapat pukulan telak di menit kelima tambahan waktu babak pertama, ketika Alfon Gonzalez merebut bola dari Inigo Ruiz de Galarreta dan berlari sendirian sebelum mengalahkan Simon untuk gol perdananya sejak dipinjam dari Sevilla pada Januari.

Athletic memulai babak kedua dengan cepat guna mencari cara kembali ke permainan, tapi Simon kembali beraksi dengan menghalau upaya Tajon Buchanan dari sudut sempit.

Tuan rumah terus menekan tanpa benar-benar menguji Luiz Junior, sementara tamu puas bermain kontra, dan Gonzalez nyaris menggandakan keunggulan tepat sebelum menit ke-60, tapi tembakannya melebar dari jarak 15 meter.

Skuad Ernesto Valverde hampir kebobolan gol ketiga yang memalukan ketika usaha nekat Georges Mikautadze dari tengah lapangan hanya membentur mistar atas, tapi mereka mendapat peluang enam menit sebelum akhir saat pencetak gol terbanyak Gorka Guruzeta menendang keras gol ke-14nya musim ini dari jarak dekat di semua kompetisi.

Nicolas Pepe sempat mengira sudah mengembalikan selisih dua gol, tapi tembakannya di akhir laga dibatalkan VAR karena offside dalam prosesnya. 

Athletic gagal memanfaatkan keberuntungan itu untuk merapatkan jarak empat poin ke posisi ketujuh, dan kini mereka tanpa clean sheet di LaLiga selama 15 pertandingan.

Sementara itu, Villarreal di peringkat ketiga tampak semakin cerah prospeknya, yang kini hampir pasti lolos ke UEFA Champions League musim depan, meski ini hanya kemenangan kedua mereka dari delapan laga tandang terakhir di LaLiga (D2, L4).