Valverde Cetak Gol di Menit Akhir Saat Real Madrid Kalahkan Celta Vigo
Tendangan Federico Valverde yang terpantul kuat pada menit ke-95 merebut kemenangan 2-1 bagi Real Madrid yang sedang dilanda cedera saat melawan Celta Vigo di ajang La Liga pada Jumat malam.
Gelandang asal Uruguay itu memerlukan sedikit keberuntungan di akhir laga untuk mendekatkan timnya hanya satu poin dari pemuncak klasemen Barcelona yang akan bertandang ke Athletic Bilbao pada Sabtu.
Aurelien Tchouameni membuka skor untuk Los Blancos di awal pertandingan namun Borja Iglesias segera menyamakan kedudukan bagi Celta di stadion Balaidos mereka.
Skuad Madrid di bawah Alvaro Arbeloa yang tanpa penyerang Kylian Mbappe yang cedera telah kalah di dua laga liga sebelumnya dan masih kesulitan mencari ritme permainan yang stabil.
Tendangan Valverde yang masuk ke gawang Celta setelah memantul dari bek bekas Barcelona Marcos Alonso mencegah timnya menelan kekalahan di tiga pertandingan La Liga berturut-turut.
"Masih panjang jalannya La Liga dengan banyak poin yang bisa diperebutkan... pada tahap ini rasanya seperti La Liga belum benar-benar dimulai," ujar Arbeloa kepada wartawan.
"Setiap laga kita hadapi tim yang punya tujuan sendiri dan tiap pertandingan akan seperti perang.
"Kami datang ke sini dengan 10 pemain absen jadi saya rasa kemenangan ini patut diapresiasi tinggi."
Selain Mbappe sang bintang Prancis yang jadi pencetak gol terbanyak tim Arbeloa juga kehilangan beberapa pemain lain termasuk Jude Bellingham Rodrygo Goes dan Eduardo Camavinga.
Meski meraih kemenangan performa Madrid dan daftar cedera mereka tidak memberikan keyakinan menjelang bentrokan babak 16 besar Liga Champions minggu depan melawan Manchester City.
Arbeloa memulai debut gelandang berusia 18 tahun Thiago Pitarch untuk pertama kali dan ia menampilkan permainan lumayan meski timnya gagal memukau.
Iglesias memaksa kiper Madrid Thibaut Courtois melakukan penyelamatan rendah yang solid dengan tembakan dari luar kotak penalti di awal-awal laga.
Skuad Arbeloa memulai dengan baik dan Vinicius Junior mengenai tiang gawang sebelum Tchouameni membawa mereka unggul di menit ke-11.
Gelandang Prancis itu menghasilkan penyelesaian apik dari luar kotak penalti saat Madrid memanfaatkan sepak pojok untuknya dengan tembakannya yang menyentuh tiang sebelum masuk.
Celta tidak patah semangat meski pertahanan buruk dari Trent Alexander-Arnold membiarkan mereka kembali berpeluang.
Pemain internasional Inggris itu membiarkan Williot Swedberg masuk di belakangnya dan kurang lincah untuk menghalau Swedia itu yang kemudian mengirim umpan silang untuk Iglesias menyelesaikan.
Kemenangan Sengit
Courtois melakukan penyelamatan bagus untuk menghentikan Swedberg sebelum turun minum saat Celta di posisi keenam memberikan perlawanan sengit.
Madrid meminta penalti saat Ferran Jutgla menyentuh bola di kotak penalti tapi tinjauan VAR menunjukkan ada dorongan pada bek Celta tepat sebelumnya sehingga tidak ada penalti yang diberikan.
Substitusi Celta Iago Aspas mengenai tiang gawang di akhir laga dan seolah timnya ditakdirkan meraih satu poin saat waktu terus berjalan.
Namun di menit akhir masa tambahan waktu usaha Valverde dari luar kotak penalti mengenai Alonso dan membuat kiper Celta Ionut Radu salah posisi.
"Kami hampir tidak memberi peluang apa pun dan tembakan akhir itu sudah kita pertahankan dengan baik jadi kami agak kesal kalah," kata Iglesias kepada Movistar.
Arbeloa menyebut harapannya tekad Madrid merebut tiga poin bisa jadi dasar untuk kemajuan ke depan.
"Saya tahu kita bisa lakukan banyak hal lebih baik tapi dengan kepribadian dan karakter yang kita tunjukkan hari ini saya harap ini jadi titik balik dan dari sini segalanya berjalan lebih lancar," tambah Arbeloa.