USM Alger Maju ke Final Piala Konfederasi CAF Usai Laga Kacau Lawan Olympique Safi

USM Alger Maju ke Final Piala Konfederasi CAF Usai Laga Kacau Lawan Olympique Safi

Babak semi final dua leg berakhir dengan agregat 1-1 setelah pertandingan tanpa gol di Aljir akhir pekan lalu.

USM kini akan berhadapan dengan Zamalek dari Mesir pada 9 dan 16 Mei di babak final.

Hadiah utama senilai 4 juta dolar AS dalam kompetisi Afrika setara dengan UEFA Europa League ini mencapai rekor baru, naik 100 persen dari musim sebelumnya.

Kick off tertunda selama 80 menit karena suporter kedua tim melempar benda benda keras dan seorang jurnalis Maroko dilaporkan dirawat di rumah sakit setelah diganggu.

Ahmed Khaldi menyelesaikan tendangan penalti empat menit jelang turun minum untuk membawa tim dari Aljir unggul dan memaksa Safi butuh dua gol tanpa balas untuk lolos ke final.

Mereka hanya mampu mencetak satu gol pada menit ke 75 melalui sundulan Moussa Kone, pemain pengganti asal Senegal, ke pojok jauh usai sepak pojok, gol keenamnya di ajang Afrika musim ini.

Namun tim tuan rumah yang didukung mayoritas penonton di stadion berkapasitas 8.000 di kota pantai selatan itu jarang terlihat mengancam lagi.

Setelah tambahan 10 menit di babak pertama, wasit menambahkan 20 menit lagi di babak kedua pada pertandingan tegang yang sering terganggu.

Pemain pura pura cedera dan terus memprotes keputusan wasit asal Rwanda, botol botol dilempar ke lapangan dan kembang api sempat menimbulkan asap tebal di atas rumput.

USM meraih gelar Piala Konfederasi pada 2023 dan meraih trofi CAF kedua tahun itu berkat kemenangan mengejutkan atas Al Ahly dari Mesir, juara Afrika saat itu, di laga Super Cup.

Zamalek merupakan klub tersukses kedua di kompetisi CAF setelah tetangga mereka di Kairo, Ahly, dengan 13 gelar termasuk dua kali juara Piala Konfederasi.