Posisi UEFA soal larangan Rusia tetap tidak berubah kata Ceferin

Posisi UEFA soal larangan Rusia tetap tidak berubah kata Ceferin

Presiden UEFA Aleksander Ceferin pada hari Kamis menyatakan bahwa badan pengatur sepak bola Eropa saat ini tidak mempertimbangkan untuk membawa Rusia kembali ke dalam lingkup internasional setelah kepala FIFA Gianni Infantino baru-baru ini menunjukkan dukungannya untuk melonggarkan larangan terhadap negara tersebut.

"Posisi UEFA jelas dan tidak berubah tetapi kami memeriksa segala hal setiap hari," kata Ceferin kepada wartawan di Kongres UEFA di Brussels.

Rusia dikeluarkan dari semua kompetisi klub dan internasional oleh UEFA pada tahun 2022 setelah invasi negara itu ke Ukraina.

Oleh karena itu Rusia secara khusus dilarang dari kualifikasi Piala Dunia pria tahun itu di Qatar dan tidak ikut serta dalam kualifikasi Euro 2024 atau Piala Dunia mendatang di Amerika Utara.

Namun Komite Olimpiade Internasional kini merekomendasikan federasi olahraga untuk mengizinkan tim Rusia bertanding di level pemuda dan Infantino mengatakan pada awal bulan ini bahwa larangan tersebut "tidak mencapai apa-apa".

"Kami harus mempertimbangkan penerimaan kembali Rusia. Pasti," kata Infantino.

"Larangan ini tidak mencapai apa-apa hanya menimbulkan lebih banyak frustrasi dan kebencian.

"Memungkinkan anak laki-laki dan perempuan dari Rusia bermain pertandingan sepak bola di bagian lain Eropa akan membantu."

Kata-katanya memprovokasi kemarahan di Ukraina yang menyatakan larangan itu harus tetap berlaku "selama orang Rusia terus membunuh orang Ukraina."

Ceferin yang merangkul Infantino dan berpose untuk foto dengan presiden FIFA di panggung pada hari Kamis tampak membuka kemungkinan perubahan pendekatan dari UEFA.

"Dunia berubah begitu cepat sehingga sulit diikuti. Mari kita lihat apa yang dibawa masa depan," katanya.