Tuang Rumah Maroko Siapkan Duel Final AFCON Lawan Senegal

Tuang Rumah Maroko Siapkan Duel Final AFCON Lawan Senegal

Tim tuan rumah Maroko bakal bertemu dengan Senegal punya Sadio Mane di final Piala Negara-negara Afrika akhir pekan ini setelah keduanya sukses menang di laga semifinal penuh ketegangan pada hari Rabu yang lalu sementara impian Mohamed Salah gagal lagi untuk meraih trofi juara.

Maroko mengalahkan Nigeria lewat adu penalti 4 banding 2 setelah pertandingan semifinal minim peluang di ibu kota Rabat berakhir tanpa gol setelah perpanjangan waktu dengan kiper Yassine Bounou tampil hebat karena menyelamatkan dua tendangan di babak adu tendang.

Bounou yang bermain untuk klub Saudi Al Hilal berhasil menahan tembakan dari Samuel Chukwueze dan Bruno Onyemaechi sehingga Youssef En Nesyri bisa menyelesaikan tendangan penentu kemenangan dan memicu kegembiraan liar di antara lebih dari 65 ribu penggemar di dalam Stadion Prince Moulay Abdellah.

Selain kegembiraan ada juga rasa lega bagi Hamza Igamane yang tampak sedih setelah tendangannya yakni tendangan kedua Maroko di adu penalti ditahan oleh kiper Nigeria Stanley Nwabali.

Dia satu satunya pemain Maroko yang gagal mencetak gol di adu penalti namun kapten dan bintang Achraf Hakimi termasuk yang sukses menendang bola ke gawang.

Ini salah satu laga tersulit yang kami hadapi melawan tim yang sangat solid dan berbakat kata pelatih Maroko Walid Regragui yang pernah bermain di tim Atlas Lions terakhir yang mencapai final AFCON saat kalah dari Tunisia tahun 2004.

Saya sangat senang untuk para pemain dan rakyat Maroko yang benar benar pantas mendapatkan ini.

Ini hadiah besar bagi mereka untuk berada di final tapi kami harus pulih cepat karena kami habiskan banyak tenaga di laga ini.

Adu penalti terjadi setelah pertemuan yang hati hati dengan hampir semua peluang penting muncul di babak pertama dan Nigeria hanya melepas dua tembakan sepanjang pertandingan. 

Maroko berada di bawah tekanan besar untuk menyajikan gelar AFCON pertama bagi negara mereka dalam setengah abad dan hanya gelar kedua secara keseluruhan.

Namun saat mimpi mereka masih hidup ini cara yang menyakitkan bagi harapan Nigeria berakhir dua tahun setelah mereka kalah di final dari tuan rumah di Pantai Gading.

Dituntun oleh dua pemenang terbaru penghargaan pemain Afrika tahun ini yakni Victor Osimhen dan Ademola Lookman Nigeria mungkin tim terbaik di turnamen hingga semifinal dan pencetak gol terbanyak dengan 14 gol di lima laga awal mereka.

Para pemain berjuang untuk setiap bola dan sulit kalah lewat adu penalti tapi ini sepak bola dan kami harus terima itu kata pelatih Nigeria Eric Chelle.

Ia menambahkan saya bangga pada pemain saya tapi kecewa untuk mereka karena kenyataannya kami mungkin tim terbaik di AFCON kali ini.

Mane Hentikan Impian Salah

Sebelumnya Mane mencetak gol kemenangan di menit ke 78 untuk memberi Senegal kemenangan 1 banding 0 atas Mesir di Tangiers lalu ia bilang ini turnamen terakhirnya di ajang ini.

Saya sangat senang bisa bermain di AFCON terakhir saya saya harap bisa menang di final dan bawa trofi pulang ke Dakar kata pria berusia 33 tahun itu.

Senegal juara tahun 2022 mendominasi penguasaan bola lawan Mesir yang berhati hati sementara trofi Piala Negara-negara terus menghindari bintang Liverpool Mohamed Salah.

Ini AFCON kelima bagi Salah dan pencapaian terdekatnya untuk medali juara adalah finis runner up dua kali.

Ini akan jadi penampilan final Piala Negara-negara keempat bagi Senegal secara keseluruhan dan ketiga dalam empat edisi terakhir.

Saya rasa kami mengelola laga dengan baik dari awal sampai akhir dan secara keseluruhan kami pantas menang kami akan coba siap untuk final terutama untuk beri yang terbaik kata Mane.

Hal terpenting bagi saya adalah Senegal menang setiap kali saya prajurit bangsa saya coba beri segalanya setiap hari baik di latihan atau pertandingan.

Piala Negara-negara Afrika adalah kompetisi tersulit di dunia semua tim seimbang.

Menyebut mantan rekan setimnya di Liverpool Mohamed Salah Mane bilang orang Mesir itu salah satu pemain terbaik di dunia.

Gol penentu laga datang dengan 12 menit tersisa saat tembakan rendah Mane melesat melewati kiper dan masuk ke jala gawang.