Tiga Sorotan dari Pekan Liga Premier

Tiga Sorotan dari Pekan Liga Premier

Arsenal semakin dekat untuk mengakhiri penantian 22 tahun merebut gelar Liga Premier setelah akhir pekan impian bagi The Gunners memperlebar keunggulan mereka menjadi enam poin.

Kemenangan telak 4-0 atas Leeds meredam pembicaraan bahwa pasukan Mikel Arteta melemah di bawah tekanan sebagai favorit juara, sementara Manchester City dan Aston Villa kehilangan poin krusial pada hari Minggu.

Di belakang tiga besar, perebutan posisi untuk Liga Champions musim depan semakin sengit karena Chelsea, Liverpool, dan Manchester United meraih kemenangan penting.

AFP Sport membahas tiga sorotan dari aksi akhir pekan itu:

Gelar Arsenal Sulit Lepas

Kekalahan pertama di kandang musim ini melawan Manchester United akhir pekan lalu memicu keraguan tentang kemampuan Arsenal finis di puncak perburuan gelar.

Selama tiga musim terakhir mereka finis kedua, dua kali membuang keunggulan besar di minggu-minggu akhir musim. 

Tapi tahun ini sepertinya milik mereka, didukung oleh performa pengejar yang mulai goyah.

Kemenangan liga pertama Arsenal dalam empat laga dibangun atas keunggulan situasi mati yang biasa, saat sundulan Martin Zubimendi dan gol bunuh diri Karl Darlow memberikan keunggulan 2-0 bagi tamu saat turun minum di Elland Road pada Sabtu.

Mereka juga meredam kritik atas kurangnya gol dari penyerang mereka karena Viktor Gyokeres dan Gabriel Jesus mencetak gol di babak kedua.

"Kami benar-benar ingin menunjukkan betapa kami menginginkannya, dan saya rasa kami telah melakukannya," ujar Arteta.

Sebaliknya, City masih dalam proses penyempurnaan meski telah menggelontorkan dana besar untuk menyegarkan skuad Pep Guardiola selama setahun terakhir.

Mereka seharusnya menang mudah di Tottenham dengan keunggulan 2-0 saat turun minum dan suporter tuan rumah memberontak terang-terangan.

Tapi Dominic Solanke mencetak dua gol di babak kedua untuk mengamankan hasil imbang 2-2 yang membuat City hanya meraih satu kemenangan liga dari enam laga di 2026.

Villa melebihi ekspektasi hanya untuk menjaga langkah dengan dua besar hingga Februari, tapi kini tertinggal tujuh poin setelah kalah 1-0 di kandang dari Brentford yang main dengan 10 orang.

Man United Kembali ke Masa Kejayaan

Manchester United tampaknya melewatkan peluang kemenangan ketiga berturut-turut sejak Michael Carrick menangani tim saat Fulham mencetak dua gol di lima menit akhir untuk bangkit dari ketinggalan 2-0 di Old Trafford pada Minggu.

Tapi ada kejutan terakhir di akhir yang penuh gejolak saat Benjamin Sesko menggebrak ke sudut atas untuk memicu suasana gembira di depan Stretford End.

Drama itu mengingatkan pada hari-hari gemilang United di bawah Alex Ferguson ketika kemenangan sering direnggut dari muka kekalahan.

"Ini perasaan terbaik yang bisa saya katakan," kata Carrick.

"Orang-orang pergi dari sini dengan lebih dari sekadar, 'United menang hari ini', ada lapisan di atas itu, emosi dan perasaan, itulah mengapa kami semua begitu mencintainya."

Kemenangan itu juga mengangkat United kembali di atas Chelsea dan Liverpool ke posisi keempat, dengan lima besar kemungkinan lolos ke Liga Champions.

Koneksi Ekitike-Wirtz Mulai Ngeklik

Newcastle mengalami kisah apa yang bisa terjadi saat dua gol cepat Hugo Ekitike untuk Liverpool merusak penampilan babak pertama apik The Magpies di Anfield pada Sabtu.

Skuad Eddie Howe pantas unggul lewat gol Anthony Gordon hingga Ekitike menunjukkan penyelesaian mematikan dan kecepatan kilat untuk menambah koleksi gol musim ini menjadi 15.

Target lama Newcastle, Ekitike sempat diincar sebagai pengganti potensial Alexander Isak hingga Liverpool merebut pemain Prancis itu dari Eintracht Frankfurt.

Meski musim Isak penuh cedera setelah transfer rekor Inggris £125 juta ($171 juta) ke Anfield, pemborosan Liverpool pada talenta serang mulai membuahkan hasil.

Gol pertama Ekitike disiapkan brilian oleh Florian Wirtz yang kemudian mencetak gol sendiri.

Wirtz belum pernah mencetak gol di 22 penampilan awal untuk The Reds setelah transfer £100 juta dari Bayern Leverkusen, tapi telah mencetak enam kali dalam 10 laga sejak itu.