'Tidak Pernah Terpikirkan': Alex Robertson Membantah Isu Pindah Kembali
Pemain asal Skotlandia Robertson, yang ayah dan kakeknya pernah membela Australia, meraih caps keduanya terakhir kali melawan Argentina di Beijing pada 2023 di bawah pelatih sebelumnya Graham Arnold, tapi belum menambahkannya di era Tony Popovic.
Ia berharap bisa mengubah itu saat Socceroos bertanding melawan Kamerun di Sydney pada Jumat dan Curacao di Melbourne minggu depan, yang menjadi pemanasan terakhir tim di tanah air sebelum Piala Dunia 11 Juni hingga 19 Juli.
Popovic sempat menimbulkan keheranan tahun lalu ketika menyatakan Robertson, yang pernah bermain untuk Inggris di level junior dan memenuhi syarat untuk Skotlandia serta negara ibu kandungnya Peru, mundur dari pemilihan karena masalah dokumen.
Robertson pada Selasa menyatakan tidak ingat detail soal masalah dokumen itu tapi menyangkal pernah serius mempertimbangkan pilihan lain.
"Tidak pernah ada pikiran untuk pergi ke negara lain. Selalu Australia," ujar pemuda 22 tahun itu kepada wartawan di Sydney pada Selasa.
"Saya dibesarkan di Australia sejak kecil. Saya menganggap diri sebagai orang Australia dan tidak bisa membayangkan bermain untuk negara selain Australia.
"Rumor-rumor itu, saya lihat beberapa, itu hanya omong kosong di media. Tidak pernah benar-benar terpikirkan oleh saya."
Robertson dipanggil untuk kamp Socceroos terakhir pada Oktober untuk laga persahabatan tandang melawan rekan tuan rumah Piala Dunia Kanada dan Amerika Serikat tapi tidak mendapat kesempatan bermain.
Laga persahabatan mendatang mungkin jadi peluang terakhirnya untuk meyakinkan Popovic dan meraih tempat di skuad Piala Dunia.
"Itu akan berarti segalanya," katanya soal bermain di turnamen global itu.
"Itu mimpi saya sejak kecil, bahkan hanya bermain untuk Australia sudah saya impikan sejak kecil.
"Jadi saya tidak akan menganggapnya remeh dan semoga bisa dapat beberapa pertandingan lagi serta bermain sebanyak mungkin."