Tendangan Kalajengking Solanke Cegah Kemenangan Man City Saat Spurs Bangkit
Tendangan kalajengking Dominic Solanke yang menakjubkan memberikan pukulan telak bagi perjuangan Manchester City merebut gelar Premier League, saat Tottenham bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk berakhir imbang 2-2 pada hari Minggu.
Skuad Pep Guardiola sempat mendominasi menuju kemenangan setelah Rayan Cherki dan Antoine Semenyo mencetak gol di babak pertama di utara London.
Namun Solanke memperkecil selisih usai jeda sebelum menyajikan kandidat gol terbaik musim untuk menyamakan kedudukan bagi Tottenham.
Selesaian berani dari penyerang Timnas Inggris itu mengingatkan pada tendangan akrobatik terkenal Olivier Giroud untuk Arsenal lawan Crystal Palace pada 2017.
Dan itulah yang paling menguntungkan bagi rival abadi Tottenham dari utara London.
Sebagian pendukung Tottenham mungkin tidak terlalu kecewa jika kalah, mengingat status City sebagai satu-satunya harapan nyata menghalangi Arsenal meraih gelar pertama dalam 22 tahun.
Tapi kemenangan telak Arsenal 4-0 atas Leeds pada Sabtu membuat City tanpa ruang kesalahan, dan skuad Guardiola di posisi kedua kini tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen.
Dengan Aston Villa di peringkat ketiga kalah dari Brentford pada Minggu, akhir pekan itu sempurna bagi Arsenal.
Menuntun Tottenham ke babak 16 besar Liga Champions dengan kemenangan atas Eintracht Frankfurt pada Rabu telah memperkuat harapan Thomas Frank menghindari pemecatan, dan perjuangan gigih ini menjadi dorongan lain bagi pelatih Denmark yang sedang disorot.
Kemenangan beruntun 2-0 City atas Wolves dan Galatasaray tidak banyak meredakan perasaan bahwa pasukan Guardiola masih jauh dari performa puncak mereka.
Sekali lagi, mereka tampil tidak konsisten yang menekankan betapa jauhnya mereka dari tim yang meraih enam gelar dalam tujuh musim sebelum musim lalu.
City hanya menang sekali dalam enam laga liga terakhir, memungkinkan Arsenal kembali ke jalur setelah penurunan baru-baru ini mereka sendiri.
Mereka harus bangkit pada Rabu dengan mempertahankan keunggulan 2-0 leg pertama di semi-final Piala Liga melawan Newcastle sebelum bentrokan krusial dengan Liverpool akhir pekan depan.
Gol Luar Biasa Solanke
Cherki memberikan awal sempurna bagi City di menit ke-11.
Bernardo Silva memulai serangan dengan merebut bola dari Yves Bissouma sebelum Haaland memberikan umpan kepada Cherki.
Dengan dua bek Tottenham mundur, Cherki membuat mereka menyesal dengan tembakan rendah yang meluncur ke sudut jauh dari tepi kotak penalti.
Gol keempat sang playmaker Prancis dalam enam penampilan terakhir diikuti kesalahan buruk Erling Haaland, yang mencoba lob tapi bola mendarat di atap gawang saat Guardiola menggeleng tak percaya.
Semenyo secara patut menggandakan keunggulan City di menit ke-44.
Umpan ceroboh Radu Dragusin mendarat di kaki Rodri dan ia menemukan Silva, yang cerdas menyiapkan Semenyo yang bebas untuk selesaian akurat dari jarak 12 yard saat sorak protes membanjiri tribun.
Itu adalah gol keempat penyerang Ghana itu dalam lima laga di semua kompetisi sejak bergabung dari Bournemouth.
Kurang bergairah di babak pertama, Tottenham mendapat harapan tak terduga delapan menit usai jeda.
City mengajukan banding sia-sia soal offside saat Solanke mengendalikan umpan Xavi Simons di bawah tekanan di kotak penalti.
Marc Guehi berusaha melakukan tackling terakhir, tapi Solanke menyuap bola melewati Gianluigi Donnarumma dari jarak dekat.
Setelah begitu lama mendominasi, City kehilangan arah dan membayar mahal di menit ke-70.
Tekanan tinggi Conor Gallagher merebut bola kembali dan ia mengirim umpan silang ke arah Solanke, yang memelintir tubuhnya di udara untuk membalikkan tembakan menakjubkan melewati Donnarumma ke sudut atas dari jarak 10 yard.
City kacau balau dan butuh penyelamatan hebat Donnarumma dari Simons untuk mencegah Tottenham merebut poin penuh.