Tchouameni: Kemenangan Real Madrid untuk Semua yang Melawan Rasisme

Tchouameni: Kemenangan Real Madrid untuk Semua yang Melawan Rasisme

Gelandang Real Madrid Aurelien Tchouameni menyatakan bahwa kemenangan timnya dengan skor 2-1 atas Benfica pada hari Rabu untuk melaju ke babak 16 besar Liga Champions merupakan kemenangan bagi "semua orang yang menentang rasisme".

Pemain asal Prancis itu merujuk pada pertemuan leg pertama babak play-off yang dimenangkan Madrid 1-0 pada minggu lalu yang terganggu oleh dugaan pelecehan rasial terhadap Vinicius Junior dari Gianluca Prestianni milik Benfica.

"Kami tidak menampilkan permainan terbaik musim ini itu jelas. Namun saya rasa ada hal-hal yang lebih esensial daripada laga ini dan lebih esensial daripada sepak bola," ujar Tchouameni kepada para jurnalis.

Vinicius mencetak gol kedua Madrid di Santiago Bernabeu dan Tchouameni menyebut hasil tersebut sebagai "kemenangan bagi semua yang menentang rasisme".

Prestianni mendapat skorsing sementara dari UEFA untuk pertandingan itu sementara insiden sedang diselidiki dan Benfica mengajukan banding atas larangan itu yang ditolak pada hari Rabu lebih awal.

"Tarian berlanjut" tulis Vinicius di media sosial setelahnya disertai foto spanduk besar yang digantung di Bernabeu bertuliskan "tidak pada rasisme".

Real Madrid menyatakan mereka mengusir salah satu pendukung mereka sendiri sebelum pertandingan karena melakukan salam Nazi.

"Anggota (klub) ini diidentifikasi oleh petugas keamanan klub segera setelah muncul di siaran (televisi) dan langsung dikeluarkan dari Stadion Santiago Bernabeu" ujar Madrid dalam pernyataan.

"Real Madrid mengutuk jenis isyarat dan ungkapan semacam ini yang memicu kekerasan dan kebencian dalam olahraga dan masyarakat."

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa mengatakan ia senang saat Vinicius mencetak gol.

"(Saya bereaksi) dengan kegembiraan tentunya untuk gol hebat yang dicetaknya dan karena itu dia yang pantas mendapatkannya" kata Arbeloa.

"Tanpa (Kylian) Mbappe saya pikir itu semakin penting dan saya sangat bahagia untuknya."

Sebelum pertandingan Arbeloa menyatakan bintang Prancis Mbappe akan absen sementara karena memulihkan diri dari masalah lutut.

"Setelah sesi kemarin kami bicara dengan dokter saya berbincang dengannya dan kami merasa hal terbaik baginya adalah berhenti untuk pulih sepenuhnya dan kembali dalam kondisi prima penuh percaya diri tanpa ketidaknyamanan apapun untuk segala yang akan datang yang jelas sangat krusial" ujar Arbeloa kepada wartawan usai laga.

Ditanya apakah itu ketidaknyamanan atau cedera ia menambahkan: "Saya rasa kita bisa sebut itu cedera tapi sepertinya dan saya harap itu bukan cedera serius tidak parah dan ia bisa kembali dalam beberapa hari atau minggu."