Szoboszlai Peringatkan Waktu Semakin Menipis bagi Liverpool dalam Perjuangan Masuk Liga Champions

Szoboszlai Peringatkan Waktu Semakin Menipis bagi Liverpool dalam Perjuangan Masuk Liga Champions

Dominik Szoboszlai yakin bahwa Liverpool sedang kehabisan waktu dalam upaya mereka untuk memastikan kualifikasi Liga Champions setelah sekali lagi kehilangan poin di menit akhir pertandingan.

Kapten timnas Hungaria itu menyatakan bahwa ia memahami mengapa banyak penggemar meninggalkan Anfield lebih awal, sebagaimana yang dilakukan beberapa orang bahkan sebelum Richarlison mencetak gol di menit ke-90 untuk merebut hasil imbang 1-1 di Liga Premier melawan Tottenham yang sedang kesulitan pada hari Minggu.

Banyak dari mereka yang tetap berada di dalam stadion membalas dengan sorak booing saat peluit akhir dibunyikan setelah juara bertahan Liga Premier Liverpool melewatkan kesempatan untuk melampaui Aston Villa di posisi keempat.

Mereka berhasil naik satu posisi dan satu poin di atas Chelsea tetapi kebobolan gol di menit ke-90 atau lebih akhir untuk kali kedelapan musim ini terbukti merugikan.

"Ini pertanyaan bagus. Jika saya tahu jawabannya saya akan menjadi orang pertama yang mendatangi tim dan mengatakannya," ujar Szoboszlai ketika ditanya mengapa Liverpool terus kehilangan poin di akhir pertandingan.

"Beberapa minggu lalu kami saling berbicara antar pemain dengan mengatakan 'Teman-teman kami tidak punya banyak waktu untuk melakukan ini dengan benar jadi kita harus bangun dan mulai bermain seperti yang kita inginkan untuk Liga Champions musim depan'," tambah kapten timnas Hungaria itu yang gol tendangan bebasnya di babak pertama memberi keunggulan bagi Liverpool atas Spurs.

"Ini sedikit membosankan ketika saya katakan begini tapi kita masih perlu mencari solusi karena waktu kita semakin menipis."

Gelandang itu menerima bahwa Liverpool tidak memberikan banyak hal yang bisa disoraki penggemar setelah ia mencetak tendangan bebas keempatnya musim ini tetapi meminta mereka untuk bertahan hingga akhir karena kepergian dini diperhatikan oleh para pemain.

"Saya tidak bilang mereka tidak berhak meninggalkan stadion mereka bisa pergi jika mau," katanya. "Kami membutuhkan mereka dan mereka harus tahu ini. Kami seperti kehilangan satu orang tanpa mereka.

"Seharusnya normal bahwa di masa sulit kita semakin bersatu karena itulah yang kami butuhkan kita saling membutuhkan.

"Kami ingin membuat mereka bahagia bukan karena kami sengaja melakukan ini. Tahun lalu menonton semua pertandingan itu menyenangkan tapi tahun ini mungkin tidak begitu menyenangkan tentu saja saya bisa bayangkan.

"Saya rasa itu juga tidak membantu kami ketika setelah 80 menit orang-orang mulai pulang ke rumah itu sama sekali tidak membantu kami. Tetap bersama kami."