Sunderland Hancurkan Burnley yang Tak Berdaya
Sunderland meraih kemenangan telak 3-0 atas Burnley pada Senin malam untuk memperkuat peluang mereka lolos ke kompetisi Eropa sekaligus mendorong tim yang sedang kesulitan di Premier League semakin dekat dengan zona degradasi.
Tim asuhan Regis Le Bris unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri dari bek Burnley Axel Tuanzebe di awal babak pertama di Stadium of Light.
Gelandang Senegal Habib Diarra memperlemah perlawanan Burnley sebelum turun minum dengan gol pertamanya di liga sejak bergabung dari Strasbourg tahun lalu.
Tembakan keras Chemsdine Talbi di babak kedua memastikan Sunderland naik ke peringkat kedelapan dan mempertahankan penampilan impresif mereka kembali ke kasta tertinggi.
The Black Cats belum terkalahkan di kandang sendiri di Premier League sejak promosi dari Championship musim lalu.
Mereka kini bisa membayangkan lolos ke Eropa musim depan setelah meraih dua kemenangan dari tiga laga liga terakhir.
Burnley yang berada di posisi juru kunci kedua tertinggal 11 poin dari zona aman dan belum meraih kemenangan dalam 15 pertandingan saat mereka terjerembab menuju kembalinya ke kasta kedua.
Kekalahan melawan West Ham di posisi juru kunci ketiga pada Sabtu akan menjadi pukulan besar lagi bagi harapan bertahan Burnley yang samar itu.
Sunderland memulai laga dengan sempurna di menit kesembilan saat Diarra bermain satu dua dengan Brian Brobbey dan menerobos ke kotak penalti.
Diarra mendapat ruang untuk tembakan rendah yang mengalami defleksi kuat dari Tuanzebe sebelum melewati kiper Burnley Martin Dubravka yang salah posisi.
Tekanan tanpa henti dari Sunderland membuahkan hasil di menit ke-32 saat Diarra mencetak gol lagi di puncak serangan mengalir.
Enzo Le Fee mengoper bola ke Nordi Mukiele dan umpan silang rendahnya sampai ke Diarra yang tembakannya awal diblok sebelum ia merebut bola pantul untuk meledakkan bola melewati upaya penyelamatan lemah Dubravka.
Tembakan Brobbey yang berbelok setelah babak kedua berhasil dihalau dengan penyelamatan lebih baik dari Dubravka.
Umpan gagal Zian Flemming menggelinding lebar yang menggambarkan penampilan buruk Burnley secara keseluruhan.
Tim Scott Parker yang kalah 15 kali dari 24 laga liga musim ini gagal menghasilkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Dan Talbi menambah luka Burnley di menit ke-72 dengan memotong dari sayap kiri untuk menggulung tembakan tak terbendung ke sudut atas dari tepi kotak penalti.