Spurs Merasa Sangat Berduka Saat Mengonfirmasi Wafatnya Ayah Igor Tudor
Tudor kini telah menangani lima kekalahan, satu hasil imbang, dan satu kemenangan dalam tujuh pertandingan kepemimpinannya, sementara awal tanpa kemenangan Tottenham di tahun 2026 masih berlanjut di Liga Premier.
Tekanan semakin meningkat pada pelatih asal Kroasia ini yang kalah 3-0 dari Nottingham Forest akhir pekan lalu. Setelah pertandingan, asistennya Bruno Salto yang menggelar konferensi pers karena masalah keluarga.
Spurs dan Juventus Mengirimkan Ucapan Duka Cita
Kini klub telah mengonfirmasi bahwa ayah Tudor telah meninggal dunia, berita mengejutkan ini membuat para penggemar segera memberikan dukungan kepada manajer mereka di media sosial.
Semua orang di Tottenham Hotspur sangat berduka mendengar kabar wafatnya ayah Igor Tudor, Mario.
Pikiran dan ucapan duka kami untuk Igor dan keluarganya di masa sulit ini, tulis klub di media sosial.
Dengan hanya tujuh pertandingan tersisa di musim Liga Premier dan Tottenham hanya berjarak satu poin dari zona degradasi, kabar wafatnya ayah Tudor datang di saat yang tidak tepat saat ia berusaha membalikkan keadaan tim.
Klub Italia Juventus, tempat Tudor pernah bermain dan melatih, juga mengirimkan ucapan duka cita pada Senin sore.
Juventus berdiri bersama Igor Tudor dan keluarganya di masa sulit ini, ujar Bianconeri dalam pernyataan di X.
Juventus turut berduka atas wafatnya ayahnya.
Empat pertandingan terakhir Spurs di musim ini melawan Aston Villa, Leeds United, Chelsea, dan Everton, di mana poin tampak sulit diraih bagi klub yang banyak diyakini akan terdegradasi.