Siapa yang tampil mengesankan dan siapa yang kurang untuk Bafana Bafana saat melawan Panama
Ini merupakan pertandingan penting bagi tim hanya dua setengah bulan menjelang Piala Dunia 2026 dan mereka akan menghadapi lawan yang sama lagi di Cape Town pada hari Selasa.
Beberapa pemain menonjol sementara bagi yang lain malam itu terasa sulit. Berikut tiga pemain yang tampil bagus dan tiga lainnya yang ingin memperbaiki penampilan di Kota Ibu.
Pemain Terbaik
Oswin Appollis
Sayap Orlando Pirates ini sudah lama menjadi pemain berprestasi utama Bafana dan menambah gol internasional kedelapannya dalam 16 bulan terakhir dengan penyelesaian yang apik. Tidak ada pemain lain yang mencetak lebih banyak untuk tim selama periode itu. Dia seharusnya bisa memberikan beberapa assist juga meskipun peluang awalnya ditepis kiper tapi ini tetap penampilan luar biasa di seragam tim nasional. Pemain berusia 24 tahun ini masih bisa berkembang lebih jauh.
Khulumani Ndamane
Bek tengah berusia 22 tahun ini berpasangan dengan Ime Okon yang sama-sama muda dan belum berpengalaman. Dalam banyak hal ini seperti taruhan bagi pelatih Hugo Broos untuk memasang keduanya bersama tapi jelas dia menyimpan Nkosinathi Sibisi dan Mbekezeli Mbokazi untuk Cape Town. Ndamane tampil sangat baik dan bersama pertahanan lainnya membatasi Panama hanya dua peluang sepanjang pertandingan satu di antaranya jadi gol. Ndamane sudah menjadi pemain bagus tapi seiring bertambahnya usia dia bisa jadi bintang utama bagi negara.
Themba Zwane
Veteran ini kembali bermain untuk caps pertamanya sejak Oktober 2024 dan seolah tidak pernah absen. Gerakan licin dan trik triknya kebanyakan menghasilkan sesuatu ditambah penggunaan bola yang cerdas. Dia bertahan selama satu jam sebelum diganti tapi itu pasti cukup untuk meyakinkan bahwa dia harus ikut ke Piala Dunia. Dia adalah talenta luar biasa yang masih bisa bersaing di level tertinggi.
Perlu Meningkatkan Penampilan
Lyle Foster
Malam ini bukan milik Foster. Dia melewatkan serangkaian peluang dan tidak ada yang lebih frustrasi daripada dirinya sendiri. Kadang sentuhan dan insting permainan memang tidak ada. Tapi dia tetap penyerang utama Bafana dan menunjukkan kualitasnya dengan memilih posisi yang tepat. Gol golnya akan datang dan dia juga dihalau oleh kiper yang brilian.
Khuliso Mudau
Mudau pasti bek kanan nomor satu Bafana tapi sudah lama ada kelalaian yang merayap ke permainannya yang harus dia hilangkan sebelum Piala Dunia. Dia kehilangan bola yang mengarah ke gol Panama dan meskipun dia juga memberi assist dengan sundulan cerdas ke jalur Appollis untuk golnya dia selalu dinilai dari pertahanannya. Dia sering memilih umpan sulit padahal opsi lain tersedia. Kadang sederhana lebih baik.
Sphephelo Sithole
Kembali di tanah air di Durban Sithole pasti ingin tampil bagus tapi ada juga kelalaian dalam permainannya yang membahayakan tim beberapa kali. Thalente Mbatha masuk di babak kedua dan seketika rentang umpan dan kendali jadi lebih baik. Sithole punya banyak kelebihan tapi dia tampak agak kewalahan dengan kecepatan pertandingan pada Jumat yang menjadi kekhawatiran.