Setelah Hampir 20 Tahun Absen Timnas Eritrea Kembali Bersinar di Kualifikasi Piala Afrika
Timnas Eritrea telah menjauh dari sepak bola internasional selama dua dekade terakhir karena berbagai alasan termasuk pembelotan pemain saat laga tandang dan terakhir kali tampil di kualifikasi edisi 2008 turnamen utama benua tersebut.
Lucunya pertandingan kualifikasi AFCON terakhir Eritrea juga melawan Eswatini pada September 2007 yang berakhir imbang 0-0. Saat itu tim finis di posisi kedua grup dengan raihan sembilan poin menunjukkan mereka merupakan kekuatan kompetitif sebelum masa isolasi sukarela.
Gol pembuka laga Rabu itu dicetak pada menit ke-81 saat tendangan sudut dari Siem Eyob-Abraha seolah lolos dari semua pemain dan langsung masuk ke gawang.
Gol kedua tercipta empat menit setelah waktu normal usai ketika bintang tim Ali Suleiman melakukan lari lincah di sisi kiri lalu melepaskan tembakan keras ke bagian atas gawang dari jarak dekat.
Bermain di kualifikasi kontinental pertama setelah hampir 20 tahun Eritrea juga gagal memanfaatkan penalti karena upaya Suleiman ditepis oleh kiper Eswatini Mlamuli Makhanya yang menukik ke kanan bawah.
Kedua tim kini akan bertandang ke Eswatini untuk leg kedua yang digelar pada Selasa pekan depan.
Pertandingan ini merupakan laga pembuka babak penyisihan kualifikasi AFCON.
Enam tim yang lolos tahap ini akan bergabung dengan 42 asosiasi anggota lainnya di fase grup.
Piala Afrika 2027 akan menjadi tuan rumah bersama oleh Kenya Uganda dan Tanzania kemungkinan pada Juni Juli tahun depan.