Scottish Premiership Tegaskan Laga Penentu Gelar Berakhir Sebelum Massa Masuk Lapangan
Celtic berhasil meraih gelar ke 56 yang memecahkan rekor di Parkhead yang riuh saat mengalahkan rival Hearts yang hanya butuh satu angka untuk menjadi juara pertama kali dalam 66 tahun.
Callum Osmand berlari bebas dan mencetak gol pada menit kedelapan waktu tambahan untuk memastikan kemenangan sehingga memicu kekacauan di lapangan saat suporter Celtic yang gembira berlarian masuk.
Pertandingan tidak dilanjutkan dan Hearts mengeluarkan pernyataan pada Sabtu yang menyebut kejadian tersebut memalukan.
Kami juga ingin berterima kasih kepada wasit dan tim ofisialnya yang hebat atas ketenangan mereka di hari yang dramatis seperti ini ujar juru bicara SPFL.
Mengingat spekulasi soal akhir pertandingan kami ingin menegaskan bahwa sebelum piala diserahkan kami diberitahu oleh wasit bahwa laga sudah selesai dan tidak dibatalkan.
Namun kami sangat mengutuk kejadian di mana sejumlah suporter Celtic memasuki area permainan. Kami menunggu laporan delegasi pertandingan tentang insiden spesifik yang terjadi tetapi bagaimanapun juga masuknya suporter ke lapangan dalam situasi apa pun tidak dapat diterima dan membahayakan peserta serta pekerja di pertandingan.
Pemain dan ofisial Hearts meninggalkan stadion beberapa menit setelah pertandingan berakhir dengan alasan suasana yang mengancam dan menakutkan menurut klub.
Klub asal Edinburgh itu menyebut sedang berhubungan dengan Polisi Skotlandia terkait dugaan pelecehan verbal dan fisik terhadap beberapa pemain mereka oleh fans yang sudah masuk ke lapangan.
Laporan tentang pelecehan fisik dan verbal serius terhadap pemain dan staf kami baik di lapangan maupun di tempat lain sangat mengganggu kata Hearts. Kami sedang menyelidiki ini secara menyeluruh dan berkoordinasi dengan Polisi Skotlandia.
Kami mengharapkan tindakan sekeras mungkin dari otoritas sepak bola demi melindungi keselamatan pemain dan suporter serta integritas permainan kami.
Polisi Skotlandia mengonfirmasi beberapa penangkapan dilakukan dan dua petugas terluka saat keributan ketika suporter Celtic merayakan di kota.