Scholes Berbaikan dengan Carrick Usai Sindiran pada Mantan Rekan Setim Man Utd

Scholes Berbaikan dengan Carrick Usai Sindiran pada Mantan Rekan Setim Man Utd

Paul Scholes menyatakan bahwa ia tidak bermaksud menyinggung Michael Carrick, mantan rekan satu timnya di Manchester United, setelah mengkritik pelatih sementara klub tersebut di media sosial.

Menanggapi kekalahan 2-1 Manchester United dari Newcastle di Premier League pada Rabu pekan lalu, Scholes membagikan pandangannya di Instagram terkait serangkaian penampilan buruk tim lamanya.

"Michael memang punya sesuatu yang istimewa, sebab United benar-benar payah dalam empat laga terakhir," tulis Scholes di Instagram.

Ini menjadi kekalahan pertama bagi Carrick sejak ia menggantikan Ruben Amorim yang dipecat pada bulan Januari.

Manchester United kini menempati peringkat ketiga di Premier League dan sedang bersaing untuk lolos ke Liga Champions setelah tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan awal era Carrick sebelum kalah dari Newcastle.

Scholes pernah bermain bersama Carrick di lini tengah Manchester United selama tujuh tahun, dan mantan rekan setim mereka Patrice Evra mengkritik komentar Scholes, dengan berharap akunnya "dihack".

Scholes, dalam podcast 'The Good, The Bad and The Football' bersama mantan koleganya di United yaitu Wes Brown dan Nicky Butt, berusaha meredakan situasi dengan Carrick pada Senin.

"Michael adalah salah satu orang paling ramah yang pernah Anda temui di sepak bola, dia orang terakhir yang ingin saya singgung," ujar mantan bintang Inggris itu.

"Saya sudah mengirim pesan ke Michael. Saya langsung menghubunginya dan berkata, 'Dengar, saya tak bermaksud membuatmu sedih.' Dan saya rasa tak perlu mengatakan itu, karena dia sendiri bilang tidak tersinggung.

"Saya pikir orang-orang salah menangkap maksud saya. Yang saya katakan hanyalah bahwa menurut saya mereka tidak bermain bagus dalam empat laga terakhir, tapi dia masih mampu meraih hasil positif."