Rosenior Mengatakan Telah Setuju Secara Lisan untuk Menjadi Manajer Chelsea

Rosenior Mengatakan Telah Setuju Secara Lisan untuk Menjadi Manajer Chelsea

Pada hari Selasa, Liam Rosenior menyatakan bahwa ia telah mencapai kesepakatan lisan untuk menjabat sebagai manajer selanjutnya bagi raksasa Liga Premier Chelsea, sambil menambahkan bahwa itu merupakan peluang yang tidak bisa ia abaikan.

Sepertinya saya akan menjadi pelatih kepala klub sepak bola tersebut Chelsea katanya dalam konferensi pers di klub saat ini Strasbourg tim Ligue 1 Prancis.

Rosenior yang berusia 41 tahun dan tidak terlalu dikenal luas telah banyak disebut sebagai kandidat utama untuk menggantikan Enzo Maresca sejak pelatih asal Italia itu dipecat pada hari Kamis, terutama karena Strasbourg dan Chelsea dimiliki oleh konsorsium yang sama yaitu BlueCo.

Mantan manajer Hull City yang belum memiliki pengalaman melatih di Liga Premier ini akan menjadi bos tetap keempat Chelsea sejak BlueCo mengambil alih kendali klub London tersebut pada tahun 2022.

Chelsea belum mengonfirmasi penunjukan tersebut tetapi telah melakukan pembicaraan dengan Rosenior di London pada hari Senin.

Rosenior mengungkapkan ia ingin mengumumkan berita itu sendiri di Strasbourg karena ikatan emosional yang mendalam dengan klub tersebut.

Semua hal telah disepakati dan kemungkinan akan selesai dalam beberapa jam ke depan katanya.

Saya berada di sini karena saya peduli pada klub ini dan merasa tepat untuk menjawab pertanyaan kalian secara langsung hari ini sebelum saya melangkah lebih jauh.

Rosenior belum pernah menghadapi sorotan media seintens yang akan menantinya di barat London.

Setelah masa singkat menangani tim bawah 23 tahun Brighton, Rosenior memulai karir kepelatihannya di level senior pada 2019 di Derby County awalnya di bawah Phillip Cocu kemudian sebagai asisten Wayne Rooney.

Rosenior sempat menggantikan Rooney secara sementara pada 2022 dan kemudian di tahun yang sama mengambil alih sebagai manajer Hull City di kasta Championship.

Setelah lebih dari 18 bulan menangani tim ia dipecat dan pada Juli 2024 ditunjuk oleh Strasbourg membawa mereka finis di posisi ketujuh musim lalu.