Rosenior Memuji Joao Pedro Kelas Dunia Usai Hat-trick Hancurkan Villa

Rosenior Memuji Joao Pedro Kelas Dunia Usai Hat-trick Hancurkan Villa

Liam Rosenior menyebut Joao Pedro sebagai pemain kelas dunia setelah hat-trick penyerang asal Brasil itu menginspirasi kemenangan telak 4-1 atas Aston Villa pada hari Rabu.

Hattrick pertama Joao Pedro di Liga Premier mengangkat Chelsea ke posisi kelima, hanya tertinggal tiga poin dari Villa di peringkat keempat dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan.

Cole Palmer juga mencetak gol pada malam yang tak terlupakan bagi The Blues, yang bangkit dari ketinggalan setelah gol pembuka Douglas Luiz untuk mengakhiri tiga laga tanpa kemenangan di liga.

Namun Joao Pedro, dengan 14 gol liga musim ini, lah yang mendapat pujian dari Rosenior.

Dia adalah pemain hebat. Saya rasa dia semakin percaya diri. Golnya dengan kaki kiri itu kelas dunia. Hasil tembakannya luar biasa kata dia.

Tapi sebenarnya saya sangat senang dengan dua gol mudah yang dia cetak. Dia berada di posisi tepat pada waktu yang pas.

Kami telah berlatih keras dengannya soal itu tapi dia berhasil hat-trick. Sulit untuk menonjolkan satu orang saja tapi saya anggap ini penampilan tim yang luar biasa.

Ini adalah pertunjukan terbaik selama dua bulan Rosenior menangani tim dan dengan kekalahan Manchester United serta Liverpool di laga pertengahan pekan, Chelsea memperkuat peluang lolos ke Liga Champions.

Ini hanya berarti jika kami bisa menyusulnya. Kami harus konsisten kata Rosenior.

Kami punya laga besar Piala FA selanjutnya ada pertandingan krusial di Paris di Liga Champions lalu laga besar lain melawan Newcastle.

Kami hanya perlu menyusul dan jangan memikirkan pentingnya laga-laga itu. Kami hanya perlu tampil. Dan jika kami tampil di level itu kami akan berada di posisi bagus.

Saat Luiz mencetak gol di menit ketiga Villa penuh harapan untuk melangkah besar dalam ambisi Liga Champions mereka sendiri tapi malam mereka berubah buruk.

Skuad Unai Emery kini hanya menang satu dari enam laga liga terakhir.

Kami sedang dalam momen buruk. Mengapa? Mungkin kami kehilangan struktur kata Emery.

Struktur kami sangat kuat saat kami konsisten di berbagai kompetisi. Tujuan di depan kami masih ada waktu untuk bangkit.

Kami menerima momen buruk ini kami harus cari solusi ini kekhawatiran saya.

Sekarang saatnya kami bersatu dan bekerja lebih keras dari sebelumnya.