Romero minta maaf karena mengecewakan Spurs, ujar Frank

Romero minta maaf karena mengecewakan Spurs, ujar Frank

Pelatih Tottenham yang sedang tertekan, Thomas Frank, menyatakan bahwa kapten tim Cristian Romero telah meminta maaf kepada rekan-rekannya atas kartu merah yang diterima di babak pertama saat kekalahan 2-0 dari Manchester United pada Sabtu.

Romero sebelumnya sempat mengeluarkan kritik pedas terhadap pimpinan klub melalui media sosial dengan menyebut skuad tipis yang harus dihadapi Frank selama krisis cedera sebagai hal yang memalukan.

Frank mengungkapkan bahwa warga negara Argentina itu telah ditangani secara internal terkait unggahan tersebut, namun insiden disiplin buruk terbaru ini kembali memunculkan pertanyaan tentang posisinya sebagai kapten klub.

Romero melakukan tekel kasar terhadap Casemiro setelah kehilangan bola tepat di luar kotak penalti Tottenham, sehingga timnya harus bermain dengan pemain lebih sedikit selama satu jam terakhir.

Pemain berusia 27 tahun itu kini akan absen di empat pertandingan setelah sebelumnya sudah pernah dikartu merah musim ini, menambah jumlah pengusirannya di Spurs menjadi enam.

"Cristian pada dasarnya tidak bermaksud melakukan follow through hingga kartu merah. Dia jelas saja berusaha merebut bola," ujar Frank.

"Sayangnya, sesuai aturan yang ada, itu menjadi kartu merah. Cristian sudah meminta maaf kepada rekan timnya di ruang ganti.

"Kami harus menghadapinya. Saya rasa salah satu bidang utama yang kami kerjakan keras adalah ketahanan.

"Kami gagal meraih hasil hari ini, tapi apa yang ditunjukkan para pemain di lapangan tadi luar biasa."

Tottenham kini tak meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhir di Premier League dan berpotensi hanya unggul enam poin dari zona degradasi jika West Ham mengalahkan Burnley yang sedang kesulitan nanti malam.

"Kenyataannya, soal hasil kami memang kesulitan besar. Dua kemenangan dari 16 laga terakhir liga bukanlah sesuatu yang bisa diterima klub sepak bola ini," kata kiper Guglielmo Vicario.

Frank sejauh ini masih mendapat kesempatan dari dewan klub meskipun banyak penggemar yang menyerukan pemecatannya sebagai pelatih mantan Brentford.

"Fokus saja pada laga berikutnya," ujar Frank saat ditanya soal masa depannya. "Itu melawan Newcastle pada Selasa malam."