Remaja Mendy Cetak Gol Ganda Saat Cagliari Raih Kemenangan Tipis atas Atalanta dalam Duel Sembilan Gol
Tim tuan rumah memulai pertandingan dengan sangat sempurna, karena mereka langsung unggul hanya dalam 15 detik ketika Michel Adopo mengirim umpan silang ke kotak penalti yang disundul masuk oleh Paul Mendy, yang menjalani debut pertamanya di Serie A.
Mendy bersama rekan setimnya seperti sedang bermimpi ketika 19 tahun itu mencetak gol keduanya tujuh menit kemudian untuk menggandakan keunggulan tuan rumah.
Atalanta gagal membersihkan bola dari situasi tendangan sudut, dan ketika usaha awal Alessandro Deiola ditahan oleh Marco Carnesecchi, tembakan Mendy dari bola muntah justru menyentuh Berat Djimsiti secara malang sehingga bola masuk ke sisi kanan gawang.
Tamu asal Bergamo kesulitan mencari ide cerah di babak pertama yang kurang memuaskan, namun secara mengejutkan mereka menyamakan kedudukan di lima menit terakhir sebelum istirahat.
Setelah mengirim tembakan kaki kanan dari dalam kotak penalti ke sudut jauh gawang untuk memangkas ketinggalan, Gianluca Scamacca segera menambah gol keduanya dengan menyambut umpan silang rendah Giorgio Scalvini dari jarak dekat, membuat Cagliari dan pendukungnya terkejut.
Mendy yang cedera terpaksa diganti di babak kedua sebelum sempat mencetak hattrick langka pada debutnya, tapi pergantian itu tidak memengaruhi nasib tuan rumah karena kurang dari dua menit setelah rekor dimulai, pengganti Mendy yaitu Gennaro Borrelli memanfaatkan bola liar dari usaha Michael Folorunsho yang diblok untuk mengembalikan keunggulan Cagliari.
Tuan rumah hanya meraih satu kemenangan dari 10 laga liga sebelumnya (Seri 2, Kalah 7), tapi kali ini mereka menunjukkan kepercayaan diri baru untuk menghalau upaya balasan dari tim tamu, yang hanya punya satu peluang mencolok di babak kedua yang mengecewakan yaitu delapan menit sebelum akhir ketika tembakan pertama kali Nikola Krstović dari dalam kotak penalti ditangkap apik oleh Elia Caprile.
Pada akhirnya, hasil ini membuat Cagliari membuka jarak delapan poin aman dari zona degradasi dengan empat laga tersisa, sementara Atalanta menghadapi tantangan berat untuk merebut tiket Eropa karena masih bertahan di posisi ketujuh dan tertinggal tujuh poin dari peringkat keenam terakhir.