Remaja Mbaye Mengamankan Kemenangan Senegal di Babak 16 Besar AFCON Melawan Sudan
Pemain muda Ibrahim Mbaye mencetak gol hanya empat menit setelah masuk sebagai pengganti untuk memastikan kemenangan 3-1 bagi Senegal atas Sudan di Tangiers pada hari Sabtu dalam pertandingan pertama babak 16 besar Piala Negara Afrikwa.
Pemuda berusia 17 tahun yang bermain sebagai penyerang Paris Saint-Germain pernah membela Prancis di level usia muda sebelum memilih bergabung dengan tim nasional Senegal tempat ayahnya lahir.
Senegal yang pernah menjadi juara akan bertemu dengan Mali atau Tunisia yang akan bertanding di Casablanca lebih malam hari Sabtu ini di perempat final.
Terkejut oleh gol cepat Aamir Abdallah untuk Sudan Senegal bangkit dan unggul 2-1 saat turun minum berkat dua gol Pape Gueye. Mbaye kemudian memastikan hasil tidak bisa diubah setelah menit ke 77.
Hasil ini sudah bisa diduga karena Senegal berada 99 peringkat lebih tinggi di peringkat dunia dibanding Sudan yang mewakili negara dilanda perang saudara sejak April 2023.
Senegal melakukan enam perubahan pada skuad yang memulai kemenangan 3-0 atas Botswana di laga terakhir grup. Pemain absen mencolok adalah kapten yang diskors dan bek tengah Kalidou Koulibaly.
Pelatih Sudan asal Ghana Kwesi Appiah hanya mempertahankan satu pemain dari skuad yang kalah 2-0 dari Burkina Faso yaitu penyerang Abdallah.
Ini pertemuan pertama kedua negara di turnamen AFCON. Mereka berada di grup yang sama kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan Senegal menang di kandang dan imbang saat tandang.
Sudan mengejutkan Senegal dengan unggul di menit keenam melalui gol Abdallah pemain semi profesional yang bermain di klub divisi dua Australia di Melbourne.
Gol itu indah karena penyerang Sudan menguasai bola tepat di dalam kotak penalti dan melengkungkan bola melewati kiper mantan Chelsea Edouard Mendy ke gawang.
Ismaila Sarr Kurang Beruntung
Sudan lolos ke babak gugur sebagai salah satu dari empat tim peringkat tiga terbaik meski tidak mencetak gol di tiga laga grup. Gol bunuh diri memberi kemenangan atas Guinea Khatulistiwa.
Penyelamatan berani Monged Abuzaid di menit ke 29 menghalau tembakan Nicolas Jackson yang dipinjamkan Bayern Munich dari Chelsea tapi Senegal menyamakan kedudukan segera setelahnya.
Sadio Mane mantan pemain terbaik Afrika mengirim umpan kepada Pape Gueye yang menyamakan skor dengan tembakan rendah ke sudut gawang.
Senegal terus menyerang sementara Sudan minim ancaman di depan dalam pertandingan yang disaksikan presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika Patrice Motsepe dari Afrika Selatan.
Wasit asal Mauritania menunjuk titik penalti setelah Ismaila Sarr dilanggar Abuzaid. Namun keputusan itu dibatalkan setelah tinjauan VAR panjang menunjukkan pemain Senegal offside di proses membangun serangan.
Ismaila Sarr dari Crystal Palace kemudian mencetak gol tapi dianulir karena offside lagi yang memberi kelegaan bagi Sudan.
Abuzaid selalu sibuk dan berhasil menepis tembakan Pape Gueye dengan tangan kanan terulur saat babak pertama hampir usai.
Masih ada waktu bagi Pape Gueye untuk mencetak gol keduanya dan memberi Senegal keunggulan saat turun minum di kota Mediterania itu.
Gol itu dieksekusi dengan brilian oleh gelandang dari klub La Liga Villarreal tiga menit saat injury time. Ia menggunakan kaki kiri untuk menyikut umpan silang ke gawang melewati Abuzaid.
Senegal memasukkan Mbaye di pertengahan babak kedua saat mencari gol ketiga sebagai jaminan. Ia langsung memberi dampak dengan menyambut umpan panjang dan mengalahkan Abuzaid di tiang dekat.