Real Madrid Singkirkan Man City dari Liga Champions Lagi

Real Madrid Singkirkan Man City dari Liga Champions Lagi

Real Madrid berhasil mengeliminasi Manchester City yang bertahan dengan 10 pemain dari Liga Champions untuk kesekian kalinya dalam lima musim terakhir setelah kemenangan 2-1 di Stadion Etihad melengkapi agregat 5-1 bagi raksasa Spanyol tersebut.

City harus menciptakan sejarah dengan membalikkan defisit 3-0 dari leg pertama melawan juara Eropa 15 kali, tetapi tugas sulit itu menjadi mustahil ketika kapten Bernardo Silva mendapat kartu merah dini karena menghalangi bola di garis gawangnya sendiri.

Vinicius Junior mengeksekusi penalti untuk mengakhiri pertarungan ini sementara City tersingkir oleh Madrid untuk ketiga kalinya berturut-turut.

Erling Haaland menyamakan kedudukan bagi City sebelum babak pertama usai, tetapi Vinicius memastikan kemenangan dengan hampir tendangan terakhir.

Musim City berisiko tergelincir.

Tanpa kemenangan dalam tiga laga, pasukan Pep Guardiola harus bangkit untuk final Piala Liga melawan Arsenal pada hari Minggu. 

Mereka juga tertinggal sembilan poin dari Gunners dalam perburuan gelar Liga Premier dan akan menjamu Liverpool di perempat final Piala FA bulan depan.

Sekali lagi ambisi City meraih kejayaan Liga Champions terhenti karena Madrid menunjukkan bakat mereka untuk tampil maksimal di babak gugur kompetisi ini, meskipun performa kurang meyakinkan di La Liga.

Alvaro Arbeloa bisa membiarkan Kylian Mbappe duduk di bangku cadangan setelah kembali dari cedera, sementara Jude Bellingham kemungkinan sudah pulih saat menghadapi perempat final potensial melawan Bayern Munich.

City membutuhkan awal cepat untuk punya peluang menjadi tim pertama yang membalikkan defisit tiga gol melawan Madrid di kompetisi Eropa, tetapi hampir saja tertinggal lebih jauh dalam satu menit.

Federico Valverde menjadi pahlawan tak terduga bagi Real pekan lalu dengan hat-trick pertamanya.

Pemain Uruguay itu punya peluang lebih mudah daripada ketiga golnya di Santiago Bernabeu seminggu lalu, tapi tembakannya lemah dan ditangkap oleh Gianluigi Donnarumma setelah lariannya dari tengah tak terpantau.

Haaland Diganti

City sempat mengancam untuk menghidupkan pertandingan tetapi bertemu musuh lama dalam Thibaut Courtois.

Kiper raksasa asal Belgia itu menahan upaya Rayan Cherki dan Rodri sebelum serangan balik Madrid mematikan harapan tersisa City.

Vinicius awalnya dianggap offside dalam proses sebelum upayanya diblok tangan kiri Silva.

Tapi ulasan VAR membuktikan pemain Brasil itu onside dan meninggalkan wasit Clement Turpin tak punya pilihan selain mengusir kapten City serta menunjuk titik penalti.

Donnarumma menyelamatkan penalti Vinicius di leg pertama, tapi kali ini ia tertipu arah bola dari titik putih.

Vinicius seharusnya menambah banyak gol ke 15 golnya musim ini saat City maju dan lengah di belakang.

Dua kali ia meleset dengan hanya Donnarumma di depannya sebelum babak pertama usai.

Haaland kini punya 43 gol untuk klub dan timnas, tapi hanya mencetak dua dari situasi terbuka dalam 18 laga sebelumnya.

Bahkan saat Norwegia itu menyamakan, itu dari kesalahan saat ia mengoyangkan bola melewati Courtois dari umpan silang Jeremy Doku.

Courtois tak muncul lagi di babak kedua, tapi penggantinya Andriy Lunin dua kali menghalangi Haaland dari gol kedua.

Haaland kemudian diganti sebelum menit ke-60 karena pikiran Guardiola beralih ke Wembley akhir pekan.

Kedua tim punya dua gol dibatalkan karena offside sebelum Vinicius akhirnya mencetak gol sah saat menyapu umpan silang Aurelien Tchouameni di penghujung waktu tambahan.

Guardiola menolak meredam spekulasi ini bisa jadi musim terakhirnya setelah satu dekade di Manchester.

Jika memang begitu, satu gelar Liga Champions adalah salah satu kekecewaan dari era emas bagi klub yang biasanya berada di bayang-bayang tetangga Manchester United.