PSV yang Dominan Raih Gelar Eredivisie Ketiga Beruntun Jadi Juara ke 27

PSV yang Dominan Raih Gelar Eredivisie Ketiga Beruntun Jadi Juara ke 27

PSV mengalahkan FC Utrecht dengan skor 4-3 dalam pertandingan seru yang membawa tim Peter Bosz semakin dekat dengan gelar juara.

Untuk meraihnya akhir pekan ini, PSV bergantung pada kegagalan Feyenoord meraih poin saat bertandang ke markas FC Volendam, yang pernah mengalahkan PSV pada Februari, di hari Minggu. Pelatih Robin van Persie dan tim Feyenoord justru membantu PSV dengan hasil imbang 0-0 di Volendam, sehingga raksasa Eindhoven itu dinobatkan sebagai juara untuk ke 27 kalinya.

Bahkan jika Feyenoord menang di hari Minggu, keunggulan PSV tetap mencapai 15 poin dengan 5 laga tersisa, meski tim Eindhoven itu unggul selisih gol jauh lebih baik (+42 dibanding +22 minimal).

Kisah Musim Ini

Tim Eindhoven yang perkasa ini mendominasi sejak awal musim, dengan PSV meraih kemenangan telak di 15 dari 17 pertandingan babak pertama kampanye 2025/26, memberi mereka keunggulan 11 poin di tengah musim.

Dari 27 September hingga 17 Januari, PSV hanya tahu menang, melalui rentetan 13 kemenangan beruntun yang memecahkan rekor Eredivisie untuk kemenangan tandang terbanyak secara berturut-turut dengan 14 kali, sehingga keunggulan mereka membengkak menjadi 16 poin, dan suporter PSV sudah mulai mempersiapkan pesta juara.

Dinasti

Gelar Eredivisie ketiga beruntun bagi PSV menjadikan tim Eindhoven ini sebagai klub pertama yang meraih tiga gelar berturut-turut sejak Ajax melakukannya antara 2019 dan 2022, saat raksasa Amsterdam itu juara tiga kali di bawah Erik ten Hag.

PSV pernah meraih tiga gelar Eredivisie berturut-turut dua kali sebelumnya. Jan Reker dan Guus Hiddink membawa pulang empat gelar beruntun untuk PSV antara 1986 dan 1989, setahun setelah keberhasilan historis di Piala Eropa I. Antara 2005 dan 2008, PSV juga juara empat kali berturut-turut, di bawah bimbingan Sef Vergoossen, Ronald Koeman, dan kembali Guus Hiddink.