PSG Sudah Menyiapkan Langsung Pertemuan Final dengan Arsenal usai Laga Paling Berat Musim Ini Hadapi Bayern

PSG Sudah Menyiapkan Langsung Pertemuan Final dengan Arsenal usai Laga Paling Berat Musim Ini Hadapi Bayern

PSG mengatur bentrokan dengan pemuncak Liga Premier ketika hasil imbang 1-1 pada leg kedua di Bayern mengunci kemenangan agregat 6-5.

Pemain asal Georgia itu menyebut menjatuhkan raksasa Jerman merupakan tantangan tersulit musim ini sejauh ini.

"Sangat senang kami lolos ke final. Kami sadar akan sulit melawan Arsenal. Bayern termasuk tim terbaik saat ini dan itu sangat berat pertandingan tersulit musim ini," ujar Kvaratskhelia kepada Canal Plus.

"Kami tunjukkan kemampuan bermain melawan tim tim semacam itu."

Pencetak dua gol pada leg pertama Ousmane Dembele membobol pertahanan hanya setelah tiga menit di Munich dengan menyambut umpan silang akurat dari Kvaratskhelia.

Setelah gol cepat tersebut PSG tetap mengancam namun mereka unggul dua gol dalam agregat dan juga puas bertahan sambil mengendalikan permainan.

Gol Harry Kane di menit tambahan waktu yang merupakan gol ke-55 nya musim ini datang terlalu terlambat bagi tuan rumah dengan PSG maju ke pertandingan puncak di Budapest pada 30 Mei.

Pelatih PSG Luis Enrique memuji semangat timnya melawan Bayern yang mati matian berusaha membalikkan keadaan namun gagal menembus pertahanan.

"Karakter yang kami tunjukkan melawan tim seperti Bayern begitu positif. Kami sangat gembira mencapai final Liga Champions kedua secara beruntun," kata Luis Enrique kepada wartawan.

"Itu sangat intens. Sangat sulit. Mereka bermain sepak bola di level tertinggi. Kedua tim mirip kami suka menekan tinggi. Kami sangat senang."