PSG serta Luis Enrique Bersemangat Berkat Kenangan Luar Biasa di Munich Menjelang Laga Kedua Bayern

PSG serta Luis Enrique Bersemangat Berkat Kenangan Luar Biasa di Munich Menjelang Laga Kedua Bayern

PSG meraih kemenangan seru 5-4 pada leg pertama di kandang dan membawa keunggulan tipis itu ke Allianz Arena milik Bayern di mana klub Prancis itu berhasil merebut trofi Liga Champions pertama yang lama ditunggu dengan skor 5-0 atas Inter Milan pada Mei tahun lalu.

Luis Enrique juga pernah memimpin Barcelona meraih gelar kompetisi tersebut satu dekade silam saat timnya mengalahkan Bayern di babak semifinal.

"Tentu saja kami punya kenangan indah di sini," ujar Luis Enrique kepada wartawan pada Selasa.

"Kembali ke Munich selalu jadi kesenangan tersendiri karena kami bisa mengenang apa yang kami alami tahun lalu.

"Jika saya mundur sedikit ke masa saya melatih Barcelona saat kami juara Liga Champions kami bertanding di semifinal leg kedua melawan Bayern di sini dan kami lolos ke final yang dimenangkan. Itu jadi sumber motivasi tambahan buat saya."

Mengingat sifat gila gilaan dari leg pertama di mana PSG sempat tertinggal kemudian unggul 5-2 sebelum Bayern menyusutkan jarak jadi satu gol hasil di Munich nyaris tak bisa diprediksi tapi Luis Enrique bilang ia mengharapkan hal serupa lagi.

"Sebagai pelatih kami selalu bilang hal yang sama bahwa ada perbedaan antara pertandingan pertama dan kedua," katanya.

"Biasanya karena hasil stadion atau perbedaan antar tim. Tapi kali ini saya tak bisa bilang bakal beda dari yang kami lihat di laga pertama.

"Saya rasa tak ada tim yang mengakui tim lain lebih unggul dan itulah yang akan tercermin dalam pertandingan ini."

Meski membawa keunggulan satu gol ke leg kedua tak ada risiko PSG akan turun ke lapangan di Munich dengan niat mempertahankan apa yang sudah dimiliki.

"Sebagai tim kami punya tujuan sama seperti setiap laga tandang," kata Luis Enrique.

"Itu mentalitas kami kami berusaha menang di setiap pertandingan dan kami tak perlu bermain untuk hasil tertentu karena kami hanya ingin menang besok.

"Kami siap kami tahu Bayern bisa membalikkan keadaan dan kami juga bisa mencetak gol dan kami jelas tak datang untuk bertahan."