Pochettino yang Tertekan Siap Hadapi Ujian Portugal usai Kalahkan Belgia

Pochettino yang Tertekan Siap Hadapi Ujian Portugal usai Kalahkan Belgia

Namun pelatih itu menegaskan kepuasannya karena kesempatan terakhir untuk mengevaluasi para pemain sebelum mengumumkan skuad Piala Dunia bakal menjadi laga persahabatan sulit lain lawan tim berperingkat tinggi.

"Kami tak pernah mengira menghadapi Belgia atau Portugal akan mudah," ujar Pochettino usai kekalahan telak dari Belgia di Atlanta pada Sabtu.

"Kami sadar harus berjuang keras dan itu akan jadi pengingat nyata bagi kami."

"Masih banyak yang perlu diperbaiki kami. Portugal akan beri tantangan serupa atau bahkan lebih berat dan kami harus tingkatkan performa."

Tekanan tinggi menanti tim Pochettino untuk tampil maksimal musim panas ini.

AS akan berhadapan dengan Paraguay Australia serta Turki atau Kosovo di grup Piala Dunia yang dinilai analis sebagai undian ringan bagi tuan rumah bersama.

Seluruh laga itu digelar di tanah Amerika begitu pula potensi babak gugur jika lolos yang makin tingkatkan harapan.

Pemilihan lawan untuk uji coba terakhir Timnas AS jelang Piala Dunia memang harus jaga keseimbangan antara bangun rasa percaya diri pemain dan tantangan ketat.

Berbeda dengan lawan elite AS misalnya Argentina asal Pochettino minggu ini main ramah lawan Mauritania peringkat 115 yang dimenangi 2-1 serta Zambia peringkat 91.

"Kami butuh laga kompetitif agar tiba di Piala Dunia dalam kondisi prima," kata Pochettino kepada wartawan.

Saya khawatir kami datang dengan pikiran salah bahwa kami begitu hebat begitu tampan berpakaian rapi dan kami orang Amerika.

"Bagus rasakan itu. Tapi jika ingin juara Piala Dunia lolos dari grup dan kalahkan Paraguay. Apakah mereka takkan berjuang habis-habisan?"

Kesulitan Seleksi Masih Ada

Abai cedera Pochettino pilih skuad hampir lengkap lawan Belgia.

AS turun dengan bintang seperti Christian Pulisic dan Weston McKennie.

Usai kekalahan Pochettino bilang timnya unggul di 30 menit awal tapi akan pelajari pelajaran penting soal jaga intensitas lawan elite yang akhirnya cetak lima gol.

"Kalah dalam laga tidak pernah menyenangkan bagiku," ujar McKennie.

Meski begitu ia yakin tim akan "lebih kuat hadapi Portugal" yang peringkat lima FIFA.

Dengan cedera bek Sergino Dest Chris Richards dan Miles Robinson serta gelandang kunci Tyler Adams Pochettino coba Timothy Weah di posisi bek kanan.

Weah kesulitan bertahan lawan Jeremy Doku yang ganas.

Pochettino juga uji Johnny Cardoso di basis lini tengah yang gemilang di Atletico Madrid tapi sering hilang di seragam AS dan ditarik babak pertama serta Tanner Tessmann.

Pochettino akui Tessmann "bisa lebih baik" di depan pertahanan AS tambah: "Aku lihat ia main lebih baik daripada hari ini."

Itu dilema seleksi lini tengah yang harus diselesaikan pelatih secepatnya.

Usai Portugal AS punya uji coba pamungkas lawan Senegal yang kemenangan atas Maroko di final Piala Afrika baru dibalik serta tim top 10 lain Jerman.

Tapi Pochettino tegas ia "takkan ubah pendekatan gara-gara hasil" lawan Belgia.

"Kami harus lanjutkan rencana."