PM Inggris Peringatkan Abramovich Waktu Semakin Menipis soal Dana Hasil Penjualan Chelsea
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada hari Rabu memperingatkan mantan pemilik Chelsea Roman Abramovich bahwa waktu semakin menipis terkait dana beku sebesar 2.5 miliar poundsterling 3.4 miliar dolar AS yang dihasilkan dari penjualan klub tersebut dan ditujukan untuk membantu korban perang Ukraina.
Saat berbicara di parlemen Starmer menyatakan kepada Abramovich: Hormati komitmen yang telah Anda buat dan bayar sekarang juga dan jika tidak kami siap mengajukan ke pengadilan agar setiap sen mencapai mereka yang hidupnya hancur akibat perang ilegal Putin.
Menteri Menteri pada bulan Juni menyatakan bahwa mereka merasa frustrasi karena kegagalan mencapai kesepakatan dengan Abramovich mengenai kemana dana hasil penjualan klub pada Mei 2022 harus dialokasikan.
Pemerintah Inggris menginginkan dana tersebut digunakan untuk tujuan kemanusiaan di Ukraina tetapi sang oligarki bersikeras agar dana itu dipakai untuk semua korban konflik termasuk di Rusia.
Konsorsium yang dipimpin oleh pengusaha Amerika Todd Boehly membeli raksasa Liga Premier tersebut setelah Abramovich disanksi menyusul invasi Ukraina oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.
Dana beku tersebut disimpan di rekening bank Inggris.
Dana itu secara hukum masih milik Abramovich dan tidak bisa dipindahkan tanpa izin dari Kantor Pelaksanaan Sanksi Keuangan.
Tapi Starmer mengatakan kepada para anggota parlemen pada hari Rabu bahwa pemerintah kini sedang mengeluarkan izin tersebut.
Saya bisa mengumumkan bahwa kami sedang mengeluarkan izin untuk memindahkan 2.5 miliar poundsterling dari penjualan Chelsea Football Club yang dibekukan sejak 2022 katanya.
Pesan saya kepada Abramovich adalah ini waktu semakin menipis tambah perdana menteri itu.
Miliarder Rusia Israel berusia 59 tahun itu membeli klub pada 2003 dan memiliki kekayaan diperkirakan 14.5 miliar dolar pada 2021.
Chelsea menikmati periode paling sukses sepanjang sejarah di bawah kepemilikan Abramovich dengan memenangkan dua Liga Champions lima Liga Premier lima Piala FA dua Liga Europa dan satu Piala Dunia Antarklub.