Piala Nedbank: Lima Isu Utama yang Perlu Dibahas Sebelum Laga Puncak Durban City Lawan TS Galaxy
Pertandingan ini tampak seimbang antara kedua tim dengan performa yang kurang stabil dan minim kemenangan belakangan ini. Kemungkinan besar ini akan menjadi duel taktik yang ketat dan tidak mengejutkan jika harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu atau bahkan adu penalti.
Berikut beberapa poin menarik menjelang pertarungan penentu ini.
Final perdana bagi para pelatih
Bernard Parker baru menjabat sebagai pelatih kepala TS Galaxy selama tujuh hari dan langsung menghadapi final piala besar yang harus dipersiapkan.
Namun ia sudah mengenal tim tersebut karena sebelumnya bekerja sebagai asisten pelatih Adnan Beganovic sehingga ada kelanjutan yang baik. Pertandingan pertamanya sebagai pelatih kepala di sepak bola profesional adalah pada hari Minggu ketika Galaxy bermain imbang 0-0 di kandang melawan Magesi FC.
Pitso Dladla dari Durban City juga menangani tim secara sementara dengan klub ini sudah berganti tiga pelatih musim ini yaitu Gavin Hunt Sinethemba Badela dan Dladla. Mereka juga sempat memiliki direktur teknis Ernst Middendorp yang kini tidak lagi menjabat.
Dladla memiliki peluang emas untuk meraih trofi besar pertamanya setelah sebelumnya melatih tim seperti Uthongathi Richards Bay dan Marumo Gallants.
Siapa pun yang akhirnya mengangkat trofi tersebut itu akan menjadi pencapaian besar dalam karier mereka.
Kekurangan kemenangan
Sejak Durban City mencapai final Piala Nedbank mereka mengalami tiga kekalahan dan satu hasil imbang dalam empat laga liga berikutnya. Itu termasuk kekalahan 5-2 dari Magesi FC yang berada di posisi bawah klasemen.
Sulit memahami penurunan performa tersebut karena sebelumnya mereka menikmati periode sukses dengan hanya satu kekalahan dari sembilan pertandingan.
Pelatih Dladla berharap para pemain sedang menghemat tenaga untuk final tapi mereka berubah dari tim yang sering menjaga gawang bersih menjadi tim yang kebobolan di empat laga terakhir.
Performa Galaxy bahkan lebih buruk. Satu-satunya kemenangan mereka dalam 15 laga terakhir justru datang di Piala Nedbank terutama kemenangan 2-0 di babak 16 besar atas Mamelodi Sundowns yang merupakan hasil terbaik mereka dalam beberapa musim.
Itu menunjukkan potensi mereka tapi rasa percaya diri tampaknya sudah hilang dari penampilan mereka.
Pemenang pertama dari KwaZulu-Natal?
Belum ada tim dari KwaZulu-Natal yang pernah memenangkan Piala Nedbank baik sejak format saat ini pada 2008 maupun sepanjang sejarah kompetisi yang dimulai sejak 1971. Durban City bisa mengubah itu.
AmaZulu terkenal telah mencapai final enam kali tapi kalah di semuanya. Itu termasuk kekalahan 3-0 dari BidVest Wits pada 2010.
African Wanderers menjadi finalis pada 1982 tapi kalah dari Kaizer Chiefs dan lagi tiga tahun kemudian ketika Bloemfontein Celtic menang tipis di laga penentu.
Manning Rangers mencapai final pada 2004 tapi kalah dari Moroka Swallows sementara Maritzburg United yang kini bernama Durban City dikalahkan Free State Stars pada 2018.
Sudah 55 tahun penuh kekecewaan bagi provinsi tersebut tapi itu bisa berakhir pada hari Sabtu.
City unggul dalam head to head
Kedua tim pernah bertemu sembilan kali sebelumnya dan Durban City memenangkan enam di antaranya ditambah dua kemenangan untuk Galaxy dan satu hasil imbang.
City memenangkan tiga pertemuan terakhir yang termasuk kemenangan di Piala Nedbank pada 2025 ketika mereka masih berkompetisi di kasta kedua sebelum promosi.
Enam pertemuan pertama adalah ketika City masih bernama Maritzburg United dengan Galaxy memenangkan yang pertama 3-0 di laga tandang. Satu-satunya imbang adalah hasil 1-1 pada 2022.
City memenangkan dua laga liga musim ini 2-0 baik di kandang maupun tandang dengan yang terakhir pada pertengahan Februari.
Adu penalti?
Dengan ancaman adu penalti sangat nyata dalam pertarungan ini mungkin mengejutkan bahwa hanya satu final Piala Nedbank yang berlanjut ke tendangan penalti sebelumnya.
Final biasanya penuh ketegangan dan gugup tapi kecuali pertarungan 2015 antara Mamelodi Sundowns dan Ajax Cape Town semua final sejak 2008 selesai sebelum memerlukan penalti.
Sundowns memenangkan laga itu ketika Abbubaker Mobara dari Ajax gagal memanfaatkan kesempatan untuk menang di adu penalti.
Satunya final lain yang memerlukan perpanjangan waktu dalam 18 tahun terakhir adalah kemenangan 2-1 Sundowns atas Marumo Gallants pada 2022.
Dalam sejarah final sejak 1971 hanya ada satu final lain yang butuh penalti. Itu pada 2006 ketika Kaizer Chiefs dan Orlando Pirates bermain imbang 0-0 dalam derby Soweto di King’s Park Durban dan Amakhosi menang 5-3 di adu penalti.