Pertandingan Slavia lawan Sparta Prague Dibatalkan usai Suporter Serbu Lapangan

Pertandingan Slavia lawan Sparta Prague Dibatalkan usai Suporter Serbu Lapangan

Ratusan suporter tuan rumah, di mana sebagian membawa bom asap, tiba-tiba berlari ke lapangan tanpa alasan jelas, sehingga memaksa wasit Karel Roucek menghentikan jalannya laga dan akhirnya membatalkannya sepenuhnya.

"Ini sungguh memalukan," ujar pakar Oneplay Sport Zdenek Folprecht dari studio. Bahkan sejumlah suporter tuan rumah yang tetap duduk di kursi mereka pun setuju, sambil melontarkan cercaan terhadap para pelaku kerusuhan.

Kerusuhan semakin parah saat suporter bertika dengan kiper Jakub Surovcik, yang meninggalkan lapangan dalam kondisi kesakitan yang terlihat jelas. Demi alasan keamanan, tim Sparta memilih untuk tidak melanjutkan pertandingan, naik bus mereka, dan meninggalkan stadion Eden.

Selain Surovcik, Matyas Vojta dan seorang anggota tim medis Sparta juga dikabarkan menjadi korban penyerangan. "Seseorang datang berlari ke arah saya saat pertandingan berlangsung, mengancam saya langsung di depan wajah, lalu menyerang saya, itu sama sekali tidak bisa diterima. Saya akan menyelesaikan ini lewat jalur hukum," tulis Surovcik di akun Instagram miliknya.

"Saya sangat menyesal harus bilang begini, sebab awalnya saya kira kita bisa rayakan gelar juara bersama-sama. Namun kenyataannya berbeda, karena dua pemain Sparta mengalami serangan fisik. Tim lawan sudah pergi dari stadion, dan wasit pertandingan beserta petugas keamanan serta polisi memutuskan untuk akhiri laga," ungkap Jaroslav Tvrdík.

Implikasi dari kejadian ini terhadap Slavia masih belum pasti. Tvrdík sendiri mengakui bahwa kemungkinan kekalahan teknis bisa terjadi.