Peringatan Mulai Bergema bagi Norwegia yang Sedang Melonjak Menjelang Laga Persahabatan Lawan Belanda di Amsterdam
Setelah bertahun-tahun mengalami ketidakstabilan di kancah internasional Norwegia pada pertengahan November berhasil mengakhiri penantian 26 tahun untuk kembali ke Piala Dunia FIFA dengan lolos ke turnamen 2026 secara meyakinkan melalui kemenangan 4-1 atas Italia di San Siro.
Norwegia mendominasi grup mereka dengan menempati posisi teratas enam poin di atas pesaing terdekat dan menyelesaikan kualifikasi dengan selisih gol 32 (37 gol dicetak lima kebobolan).
Skuad asuhan Stale Solbakken menyelesaikan kualifikasi Grup I dengan rekor sempurna delapan kemenangan dari delapan laga sementara penyerang Manchester City Erling Haaland menjadi pusat serangan dengan mencetak 16 gol dalam delapan pertandingan kualifikasi termasuk dua gol krusial di menit akhir saat melawan Italia.
Diberi label sebagai generasi emas tim ini menampilkan keseimbangan antara disiplin taktis dan bakat menyerang dengan kontribusi kunci dari pemain seperti Martin Odegaard dan Antonio Nusa di bawah kepemimpinan pelatih Solbakken. Memang orang-orang Norwegia akan memasuki Piala Dunia sebagai kuda hitam dengan potensi mencapai perempat final dan mungkin lebih jauh jika jadwal berpihak pada mereka.
Namun dengan tepat 83 hari lagi sebelum Norwegia tampil di Gillette Stadium Foxborough untuk laga pembuka Piala Dunia melawan pemenang playoff antara Bolivia dan Irak sebuah krisis yang lebih besar perlahan mulai mengumpul terkait cedera pada pemain kunci performa buruk di klub saat ini serta kurangnya waktu bermain yang berpotensi merusak harapan Norwegia di Piala Dunia.
Masalah terbesar Norwegia tak diragukan lagi adalah ketidakhadiran playmaker Arsenal Odegaard. Absennya kapten ini terutama karena cedera pergelangan kaki yang dialami saat tugas internasional pada September 2024 dan rehabilitasi selanjutnya menciptakan kekosongan kreatif besar di lini tengah Norwegia.
Gelandang ini kini absen setidaknya tiga laga untuk timnasnya karena cedera menimbulkan pertanyaan tentang kebugarannya dan ketersediaannya setelah ia berperan penting bagi Norwegia di awal kampanye Piala Dunia mereka.
Odegaard pasti akan dirindukan bukan hanya karena kemampuan teknisnya tapi juga kepemimpinannya di lapangan dan tanpa pengaruhnya Norwegia mungkin kesulitan mempertahankan tingkat kontrol dan kreativitas yang sama di lini tengah.
Solbakken secara terbuka menyatakan kekecewaannya atas situasi ini menyoroti betapa inginnya Odegaard kembali. "Dia sangat frustrasi dan murung. Dia tidak terlibat sejak kami mengalahkan Moldova 11-1. Itu laga internasional terakhirnya. Dia tidak bermain melawan Israel Estonia atau Italia. Jelas itu menyakitinya," kata Solbakken kepada VG.no.
Odegaard juga tidak termasuk dalam skuad Norwegia yang menghadapi Belanda dalam laga persahabatan Jumat di Amsterdam sementara penyerang Manchester City Haaland juga absen. Menurut Solbakken ia butuh istirahat.
Pada akhir Maret 2026 Haaland sedang mengalami periode sulit menurut standar tinggi pribadinya yang ditandai dengan penurunan output yang tidak biasa karena sesekali kesulitan membuat perbedaan melawan pertahanan bertumpuk rendah yang menyebabkan serangkaian laga di mana tingkat konversi gol yang diharapkan (xG) nya turun di bawah rata-rata karir elitnya.
Haaland hanya mencetak tiga gol dari situasi terbuka dalam 19 penampilan terakhirnya di semua kompetisi.
Kombinasi ukuran kecepatan dan kemampuan penyelesaiannya yang tak tertandingi biasanya memberikan Norwegia senjata yang jarang dimiliki tim nasional lain terutama dalam situasi tekanan tinggi di mana satu gol bisa mengubah segalanya sehingga Solbakken pasti berharap aset terbesarnya kembali ke performa puncak saat Norwegia menjamu Swiss di Oslo pada Selasa.
Tapi tantangan tidak berhenti di situ bagi Solbakken. Menurut peringkat NRK dan Flashscore pemain dalam skuad Norwegia sedang mengalami masa terburuk sejak musim panas lalu. Oleh karena itu gelandang Benfica Fredrik Aursnes saat ini cedera dengan cedera otot paha kiri yang dialami pada awal Maret 2026 dan tidak diharapkan kembali hingga pertengahan April.
Orjan Nyland kesulitan mempertahankan posisinya sebagai kiper utama tak terbantahkan di Sevilla yang menyebabkan spekulasi tentang kemungkinan hengkang. Bek kiri David Moller Wolfe tidak mendapatkan menit bermain awal yang konsisten di Wolverhampton Wanderers sering berfungsi sebagai cadangan di belakang Hugo Bueno.
Pada saat yang sama Torbjorn Heggem pilar pertahanan baru Solbakken telah bergulat dengan berbagai masalah yang digambarkan sebagai cedera otot dan sakit pinggang yang membuatnya absen sejak Januari setelah awal musim yang kuat di Bologna.
Dengan kekuatan jumlah yang mengesankan dan nama-nama besar dari klub-klub terbesar di Eropa serta skuad pendukung yang menakutkan Norwegia telah ditingkatkan menjadi tim Eropa yang direvitalisasi menurut banyak analis mampu lolos dari fase grup di Piala Dunia meskipun kurangnya pengalaman turnamen akhir akan menjadi kendala bagi mereka.
Profil menyerang tim ini bisa berkembang di ajang Piala Dunia di mana penyelesaian efisien dan transisi cepat dapat mengganggu bahkan pertahanan paling terorganisir. Tapi dengan cedera performa buruk dan kurangnya waktu bermain yang mengganggu harmoni dalam salah satu tim paling menarik di Piala Dunia pelatih Solbakken akan ingin mendapatkan gambaran apakah kekhawatirannya beralasan saat Norwegia bersiap bertarung melawan Belanda dan Swiss dalam beberapa hari mendatang.