Pep Guardiola Sebut Musim Man City Sukses Meski Tanpa Trofi

Pep Guardiola Sebut Musim Man City Sukses Meski Tanpa Trofi

Tim asuhan Guardiola akan menunda upaya mengejar Arsenal di puncak klasemen Premier League saat mereka menuju Wembley untuk keempat kalinya berturut turut tampil di final Piala FA.

City memulai setiap musim dengan target utama Premier League dan Liga Champions, namun mereka hampir gagal di kedua kompetisi tersebut.

Tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions oleh Real Madrid pada Maret lalu, City akan tertinggal lima poin dari Arsenal jika the Gunners berhasil mengalahkan Burnley yang sudah terdegradasi di kandang pada Senin.

Anak asuh Guardiola bisa memangkas jarak menjadi dua poin jika meraih kemenangan di kandang Bournemouth pada laga kedua terakhir musim ini, Selasa.

Tapi Arsenal masih bisa memastikan gelar Premier League pertama mereka sejak 2004 dengan menang di markas Crystal Palace pada 24 Mei.

Setelah memenangkan Piala Liga dengan mengalahkan Arsenal, City berpeluang meraih double domestik di akhir pekan ini.

Namun Guardiola yakin bahwa musim ini tetap positif, apa pun yang terjadi di Wembley atau dalam perebutan gelar.

"Itu tergantung pada trofi yang diraih. Kadang anda memenangi trofi dan musim tersebut sukses," ujar Guardiola, yang hanya menjawab "kita lihat nanti" saat ditanya apakah Rodri fit untuk bermain di lini tengah.

"Kadang, anda memenangi trofi namun kenyataannya musim tersebut sangat, sangat buruk.

"Saya katakan beberapa minggu lalu bahwa musim ini bagus. Sangat, sangat bagus."

'Tampil Lebih Baik'

Setelah memulai dengan Erling Haaland, Rayan Cherki dan Jeremy Doku di bangku cadangan saat mengalahkan Crystal Palace pada Rabu, Guardiola kemungkinan akan menurunkan tim penuh kekuatan melawan Chelsea ketimbang mengutamakan perebutan gelar.

"Ini final Piala FA. Pesannya adalah ada dua klub bergengsi di Wembley pada final Piala FA. Suporter kami berusaha keras untuk datang ke London. Biayanya tidak murah," katanya.

"Kami berusaha tampil semaksimal mungkin untuk menang. Itu selalu menjadi rencana permainan."

City telah kalah dalam dua final Piala FA terakhir melawan Crystal Palace dan Manchester United, yang mereka kalahkan di final 2023.

"Ada kegembiraan, tentu saja. Saya harap kami bisa tampil lebih baik dari dua kali sebelumnya," ujar Guardiola.

"Wembley tetap menjadi tempat istimewa. Semuanya sangat indah. Lapangannya luar biasa. Kami sangat ingin tampil dengan baik."

Menjelang perjalanan ke 24 kalinya ke Wembley bersama City, Guardiola bercanda bahwa ia "sangat kecewa" belum ada tribun yang dinamai sesuai namanya di kandang sepakbola Inggris.

"Sudah begitu sering saya ke sana, setidaknya sebuah lounge atau kotak VIP atau sesuatu seperti itu. Mungkin saya harus pergi 24 kali lagi!" katanya.

Guardiola masih memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya di City dan belum menandatangani perpanjangan di tengah spekulasi bahwa ia bisa mengakhiri masa tugasnya selama satu dekade di Etihad setelah musim ini berakhir.

Saat ditanya tentang laporan bahwa pelatih kebugaran City Lorenzo Buenaventura dan pelatih kiper Xabi Mancisidor akan meninggalkan klub, Guardiola menjawab sambil tersenyum: "Saya memperpanjang kontrak mereka tiga tahun lagi," lalu menambahkan: "Tidak."