Penyerang Adelaide Jovanovic Menyesali Perayaan Gol yang Berujung Larangan Semi-Final A-League

Penyerang Adelaide Jovanovic Menyesali Perayaan Gol yang Berujung Larangan Semi-Final A-League

Penyerang muda itu berhasil membukukan brace dari bangku cadangan saat Adelaide mengalahkan Melbourne City 2-1 pada hari Minggu, dengan gol penentu kemenangan di menit ke-98 juga membuatnya berbagi gelar pencetak gol terbanyak liga bersama Sam Cosgrove dari Auckland FC.

Si bocah berusia 20 tahun itu memang layak kegirangan, namun aksi merobek jersey-nya malah berujung kartu kuning kedua, usai mendapat peringatan pertama cuma semenit sebelumnya akibat keterlibatannya dalam bentrokan fisik antar-pemain.

Jovanovic menyebut dia tidak sadar saat itu ketika sedang merayakan gol.

"Saya mengambil jersey saya lagi, dan mulai berjalan ke garis tengah," katanya kepada media Australia.

"Lalu saya dengar wasit memanggil nama saya dan melihatnya memegang kartu merah, dan saya seperti: 'Ya Tuhan'.

"Saya ingin sekali bisa main di pertandingan selanjutnya, tapi saya yakin rekan-rekan tim akan melakukannya."

Pengusiran Jovanovic juga mengejutkan pelatih Adelaide, Airton Andrioli.

"Saya bahkan tidak sadar dia dapat kartu kuning dalam keributan itu," katanya.

"Tentu saja, dia sekarang agak kecewa. Kami juga sedikit kecewa.

"Tapi saya terima itu kapan saja. Masuk sebagai cadangan, cetak dua gol."