Pemain Australia Ellie Carpenter Minta Penjadwalan Piala Asia Wanita Diubah Setelah Kehilangan Kemenangan Trofi Chelsea
Pemain Australia Ellie Carpenter mendesak para petinggi sepak bola untuk mempertimbangkan ulang jadwal turnamen Piala Asia Wanita setelah ia dan Sam Kerr melewatkan kemenangan 2-0 Chelsea di final Piala Liga atas Manchester United.
Pilar pertahanan Carpenter dan penyerang bintang Kerr sedang berada di Perth untuk bersiap menghadapi China di babak semi-final kompetisi benua tersebut pada hari Selasa.
Hal itu membuat keduanya absen saat klub mereka mengangkat trofi Piala Liga di Inggris pada hari Minggu berkat gol dari Lauren James dan Aggie Beever-Jones.
Gelandaang Manchester United asal Jepang Hinata Miyazawa juga kehilangan kesempatan tersebut.
"Saya rasa tidak ada turnamen besar lain yang berlangsung di tengah musim dan jelas itu mengecewakan bagi sebagian orang," ujar Carpenter saat berbicara pada Minggu malam.
"Sam dan saya melewatkan final Piala Liga yang seharusnya kami ikuti dan itu sungguh mengecewakan.
"Sekarang para pemain sepak bola wanita yang mewakili AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) bermain di Eropa saya pikir hal itu perlu dievaluasi untuk edisi berikutnya dalam empat tahun mendatang."
Piala Asia berikutnya sebenarnya dijadwalkan pada 2029 di Uzbekistan.
"Mungkin digelar pada Juni-Juli saat turnamen besar biasa berlangsung," tambah Carpenter.
"Tidak menyenangkan melewatkan pertandingan liga dan turnamen yang padat di tengah musim juga mungkin tidak baik untuk umur panjang karir."
Tiga belas dari 26 anggota skuad Australia bermain untuk klub Inggris dan yang lain di Eropa lainnya dengan musim mereka tumpang tindih dengan Piala Asia.
Jepang yang akan bertemu Korea Selatan di semi-final lainnya pada hari Rabu juga mengalami hal serupa dengan 16 anggota skuad mereka berbasis di Inggris.
Piala Asia pria biasanya diadakan pada Januari- Februari dan juga mengganggu musim klub Eropa.