Pemain Afrika di Eropa: Ouattara Menggagalkan Peluang Juara Villa

Pemain Afrika di Eropa: Ouattara Menggagalkan Peluang Juara Villa

Sayap asal Burkina Faso bernama Dango Ouattara mencetak gol penentu kemenangan ketika Brentford yang tinggal 10 pemain berhasil merusak harapan Aston Villa merebut gelar Premier League melalui kemenangan tak terduga 1-0 pada akhir pekan lalu.

Ouattara membobol jala pada menit tambahan babak pertama dan kekalahan di kandang membuat Villa tertinggal tujuh poin dari Arsenal di puncak klasemen serta satu poin di bawah Manchester City di posisi kedua.

Pencetak gol Afrika lainnya termasuk Antoine Semenyo dari Ghana, Beto asal Guinea-Bissau dan Ismaila Sarr dari Senegal yang terlibat dalam hasil imbang.

AFP Sport menyajikan sorotan pemain Afrika yang menjadi berita utama di liga-liga besar Eropa:

INGGRIS

DANGO OUATTARA (Brentford)

Dari sudut sempit di Villa Park, Ouattara menggelegar bola ke sudut atas gawang setelah umpan awalnya diblokir. Meskipun Kevin Schade mendapat kartu merah karena menendang Matty Cash sebelum gol itu terjadi, tim lebah tetap bertahan untuk meraih kemenangan mengesankan berkat gol keempat Ouattara musim ini.

ISMAILA SARR (Crystal Palace)

Sayap Senegal ini mencetak gol pertamanya sejak November untuk menyelamatkan hasil imbang 1-1 di kandang Nottingham Forest. Palace tertinggal akibat gol cepat Morgan Gibbs-White sebelum bek Forest Neco Williams dikartu merah pada akhir babak pertama karena menghalangi sundulan berbahaya Jefferson Lerma dengan tangannya. Sarr mengeksekusi penalti dengan sempurna sehingga Palace hanya meraih tiga poin dari sembilan pertandingan terakhir mereka.

ANTOINE SEMENYO (Manchester City)

Penyerang Ghana ini mencetak gol untuk City namun calon juara itu membuang keunggulan dua gol dalam hasil imbang merugikan 2-2 saat melawan Tottenham. Semenyo menyarangkan bola pada menit ke-44 untuk membuat tim Pep Guardiola unggul 2-0, ia menyapu bola dari jarak 12 yard setelah Bernardo Silva menusuk bola ke jalurnya. Itu menjadi gol keempat Semenyo dalam lima laga di semua kompetisi sejak direkrut dari Bournemouth dengan biaya 65 juta poundsterling.

SPANIA

ILYAS CHAIRA (Real Oviedo)

Sayap Maroko Chaira membantu Oviedo mengakhiri paceklik kemenangan selama empat bulan melalui golnya yang memastikan kemenangan 1-0 atas Girona sehingga timnya punya sedikit harapan bertahan di La Liga. Pemain berusia 24 tahun itu menyelesaikan peluang dari jarak dekat untuk gol keduanya dalam empat laga terakhir.

JERMAN

SERHOU GUIRASSY (Borussia Dortmund)

Guirassy kembali on fire sambil menjaga peluang tipis Dortmund merebut gelar dengan dua gol dalam kemenangan kandang 3-2 melawan Heidenheim. Internasional Guinea ini sebelumnya hanya mencetak satu gol dalam 10 laga liga sejak Oktober. Bukan penendang penalti tetap, Guirassy meletakkan bola tepat di dalam tiang kanan pada babak kedua untuk menyamakan kedudukan. Guirassy menambahkan gol lagi hanya 84 detik kemudian, ia menerobos ke depan dan mengiris bola ke tiang dekat untuk membalikkan keadaan bagi Dortmund. Harapan hat-trick Guirassy pupus ketika ia gagal menendang penalti lainnya.

SILAS (Mainz)

Silas mencetak gol penentu saat Mainz melanjutkan kebangkitan luar biasa dengan kemenangan 2-1 di markas RB Leipzig. Saat skor masih 1-1 empat menit setelah babak kedua dimulai, penyerang kelahiran Republik Demokratik Kongo itu mengumpulkan bola di dekat lingkaran tengah dan menerjang ke depan, melewati dua bek sebelum mengarahkan tembakan melewati Peter Gulacsi.

FRANCIA

ACHRAF HAKIMI (Paris Saint-Germain)

Pemain Afrika terbaik tahun ini tampil dalam hasil imbang Liga Champions klubnya melawan Newcastle United di pertengahan pekan, sebelum kembali ke Ligue 1 setelah absen tiga bulan akibat cedera dan bermain untuk Maroko hingga final Piala Afrika. Ia dirayakan dengan kartu merah pada babak kedua tapi PSG tetap mencetak gol telat meski tinggal 10 pemain untuk menang 2-1 atas Strasbourg dan merebut kembali posisi teratas Ligue 1 dari Lens.

PIERRE-EMERICK AUBAMEYANG (Marseille)

Penyerang veteran Gabon yang tampil mengecewakan di AFCON mencetak gol untuk Marseille namun mereka membuang keunggulan dua gol hingga imbang 2-2 saat bertandang ke Paris FC. Itu menjadi gol kesembilannya musim ini tapi hasil buruk itu membuat Marseille semakin tertinggal di puncak tabel Ligue 1, tiga hari setelah tersingkir dari Liga Champions.