Pelatih Salford Yakin Timnya Lebih Siap Hadapi Laga Ulang Lawan Man City
Karl Robinson yakin Salford bakal tampil lebih baik saat kembali ke tempat kekalahan telak 8-0 musim lalu dari Manchester City.
Klub kasta keempat ini dihajar habis habisan oleh skuad Pep Guardiola dalam pertandingan putaran ketiga Piala FA di Stadion Etihad.
Kini mereka akan menempuh perjalanan singkat yang sama di wilayah barat laut Inggris untuk babak keempat pada Sabtu nanti, dan pelatih Salford ini optimis pertandingan akan berlangsung sangat berbeda.
"Tahun lalu sungguh penuh emosi," ujar Robinson. "Belum lama ini para pemilik kami masih menyaksikan pertandingan sepak bola non liga sambil bersandar di tiang besi.
"Lalu tiba tiba bisa melangkah keluar di Etihad di depan 60.000 penonton bersama klub sepak bola mereka, itu luar biasa. Itulah perjalanan paling istimewa.
"Tahun ini kami punya hal lain yang harus dipikirkan. Pola pikir kami sudah berubah. Kami belajar dari tahun lalu. Kami akan jauh lebih siap."
Menghadapi City di Piala FA menjadi bukti lonjakan Salford di tangga sepak bola Inggris dari level non liga, didorong oleh akuisisi oleh sekelompok mantan bintang Manchester United dari kelompok terkenal 'Kelas 92'.
Salford kini menjalani musim ketujuh berturut turut di Liga Dua, dengan kepemilikan berganti tahun lalu ketika konsorsium baru yang dipimpin Gary Neville dan David Beckham mengakuisisi mantan rekan setim mereka di Old Trafford.
Menciptakan identitas sendiri di bawah bayang bayang klub klub besar Inggris menjadi tantangan bagi Salford, yang akan kembali mengenakan seragam oranye tradisional setelah 'Kelas 92' memperkenalkan strip merah putih.
"Salford adalah klub sepak bola sejati dan itulah pesan kami menjelang laga ini," kata Robinson.
"Tahun lalu kami pakai seragam merah tapi tahun ini kami akan pakai seragam tandang, hanya untuk menandakan era baru. Kami berdiri terpisah dari City dan United. Kami punya identitas sendiri.
"Kami sekarang adalah klub sepak bola yang benar benar berbeda."
Meski Robinson penuh harap baru, City baru saja menghajar Exeter dari Liga Satu dengan skor 10-1 di putaran sebelumnya Piala FA.
Tapi ia menegaskan: "Selalu ada harapan, selalu ada kemungkinan. Anda tidak pernah tahu seratus persen. Mungkin peluangnya 99,9 persen melawan kami, tapi masih ada celah itu.
"Semua orang tidur malam sebelumnya dengan pikiran 'bagaimana kalau?', dan itulah yang bikin seru."