Pelatih Irak Graham Arnold Beri Pujian Gembira pada Pemain usai Capai Kualifikasi Piala Dunia

Pelatih Irak Graham Arnold Beri Pujian Gembira pada Pemain usai Capai Kualifikasi Piala Dunia

Irak lolos ke Piala Dunia setelah mengalahkan Bolivia dengan skor 2-1 di Meksiko pada babak play-off antar-konfederasi mereka pada hari Rabu, menandai kembalinya ke putaran final setelah absen selama 40 tahun.

Aymen Hussein mencetak gol kemenangan di babak kedua yang membuat tim Irak menjadi tim ke-48 dan terakhir yang memastikan tempat di turnamen yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan AS.

Ali Al Hamadi membuka keunggulan Irak pada menit ke-10 di Stadion Monterrey, tetapi Bolivia menyamakan kedudukan saat turun minum melalui gol Moises Paniagua.

Arnold pernah membawa Australia ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Qatar dan kini akan menjadi pelatih Australia kedua yang memimpin dua tim berbeda lolos ke putaran final Piala Dunia.

Sebelum kita memikirkan pertemuan dengan Prancis, saya ingin bilang bahwa saya pernah menghadapi mereka bersama Australia di Piala Dunia 2022. Kami kalah 4-1, tapi pengalaman itu kami jadikan motivasi untuk mengalahkan Tunisia dan Denmark serta mencapai babak 16 besar, kata Arnold kepada wartawan.

Arnold mengakui situasi sulit yang dihadapi Irak di tengah konflik di Timur Tengah.

Semua yang terjadi di Timur Tengah membuat segalanya sedikit lebih berat, ujar Arnold.

Saya melarang penggunaan media sosial sejak hari kami tiba di sini, tambahnya. Saya tidak ingin mereka memikirkan apa yang sedang berlangsung di Timur Tengah karena mereka harus fokus pada tugas kami di sini.

Arnold menyatakan bahwa lolos ke Piala Dunia merupakan hak istimewa besar bagi para pemain.

Irak tidak punya apa-apa untuk hilang, tambahnya. Kami harus tampil di Piala Dunia dengan mentalitas pemenang, itulah satu-satunya cara untuk meraih sesuatu yang istimewa. Berbagi lapangan dengan pemain seperti (Kylian) Mbappe dan (Erling) Haaland adalah kehormatan besar bagi pemain kami.

Kami menghormati kemampuan mereka, tapi kami akan melangkah ke lapangan untuk mencoba mengejutkan dunia dan memperkenalkan sepak bola Irak ke panggung global, katanya.

Irak berada di Grup I Piala Dunia bersama Prancis, Norwegia, dan Senegal.