Pelatih Ghana Addo Bidik Kemenangan Lawan Austria di Laga Persahabatan

Pelatih Ghana Addo Bidik Kemenangan Lawan Austria di Laga Persahabatan

Addo menyatakan niatnya jelas menjelang laga persahabatan internasional Ghana melawan Austria di Wina pada Jumat, dengan menegaskan bahwa Black Stars tidak datang ke Eropa hanya untuk mengisi kekosongan.

Dalam konferensi pers pra-pertandingan pada Kamis, pelatih kepala Ghana tampil percaya diri dan fokus saat timnya bersiap untuk pertandingan pemanasan Piala Dunia pertama dari dua laga penting bulan ini.

"Kami ingin memenangkan setiap pertandingan yang kami mainkan, dan ini pasti," kata Addo kepada para wartawan.

"Sekarang fokus penuh pada Austria. Kami telah melihat apa yang mereka lakukan, kami sudah menganalisis mereka dengan baik dan sangat yakin bahwa para pemain akan melakukannya di akhir."

Pelatih itu juga mengakui sifat tak terduga dari sepak bola internasional modern saat menilai tim Austria asuhan Ralf Rangnick, yang datang ke laga ini setelah lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1998.

"Saya pikir di sepak bola modern saat ini, sejujurnya, siapa pun bisa mengalahkan siapa pun," ujarnya.

Ghana akan menghadapi Austria di Ernst Happel Stadion di Wina pada Jumat, 27 Maret, dengan kick off dijadwalkan pukul 18:00 CET.

Pertandingan ini merupakan yang pertama dari dua laga persahabatan berturut turut di jendela internasional Maret, dengan skuad Addo dijadwalkan bepergian ke Stuttgart tiga hari kemudian untuk menghadapi Jerman pada 30 Maret.

Kedua laga ini berfungsi sebagai latihan akhir yang krusial menjelang Piala Dunia FIFA 2026, di mana Ghana tergabung di Grup L bersama Panama, Inggris dan Kroasia.

Austria datang sebagai tim Eropa yang terorganisir dengan baik dan berbahaya, dipimpin kapten David Alaba dari Real Madrid serta memiliki kualitas sepanjang lini dengan Marcel Sabitzer, Konrad Laimer dan Marko Arnautovic.

Kapten Jordan Ayew menyalin tekad pelatihnya di konferensi pers, dengan menegaskan bahwa skuad dalam kondisi prima menjelang pertandingan.

"Kami ingin bermain untuk negara kami, kami ingin tampil baik untuk negara kami, jadi setiap pertandingan penting," kata penyerang Leicester City itu. "Besok akan menjadi pertandingan sulit, tapi kami akan berusaha sebaik mungkin."

Ayew sangat termotivasi oleh apa yang dilihatnya di lapangan latihan selama persiapan skuad di Wina.

"Saya pikir kami sudah mempersiapkan diri dengan sangat baik secara taktis, teknis, fisik, kami sangat bagus. Kami telah menjalani beberapa hari latihan dan apa yang saya lihat sangat positif."

Kapten itu juga ingin mengambil dua pertandingan satu per satu, sambil mengakui konteks lebih luas dari jendela ini.

"Kami siap untuk besok, dan kami akan lihat apakah bisa meraih hasil positif," katanya. "Dan setelah itu Senin lawan Jerman, itu akan kami tangani nanti."

Ghana tiba di Wina dengan rasa percaya diri yang mengalir di kubu tim. Antoine Semenyo, yang baru saja memenangkan Piala Carabao bersama Manchester City minggu lalu dan dinobatkan sebagai Pemain Bulan Liga Premier untuk Februari, termasuk pemain paling on fire di sepak bola Inggris saat ini.

Thomas Partey dan Alexander Djiku juga kembali bergabung, menambahkan pengalaman dan kualitas ke grup yang juga berisi empat pemain tanpa caps yaitu Derrick Luckassen, Patrick Pfeiffer, Marvin Senaya dan Daniel Agyei.

Ini akan menjadi pertemuan pertama Ghana dan Austria sejak hasil imbang 1-1 di tempat yang sama pada Maret 2007, dan dengan Piala Dunia hanya berbulan bulan lagi, kedua negara punya alasan kuat untuk mendekati kontes Jumat ini dengan intensitas penuh.