Pelatih Chelsea Kesal Pemain Tak Lakukan Tugas Mereka Saat Imbang Hadapi Burnley
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, mengecam keras pertahanan timnya atas gol penyama telat dari Burnley yang dianggapnya tidak bisa diterima, karena itu membuat The Blues kehilangan dua poin lagi dalam perjuangan merebut tiket Liga Champions pada hari Sabtu.
Tim tuan rumah seolah akan meraih kemenangan kelima dari enam laga Liga Inggris sejak Rosenior menangani klub, setelah Joao Pedro membuka skor hanya dalam empat menit.
Tapi Chelsea menyia nyiakan banyak peluang untuk memperlebar keunggulan dan akhirnya kandas karena kurang disiplin lagi.
Wesley Fofana diusir pada 18 menit sebelum akhir karena kartu kuning kedua, yang menjadi kartu merah keenam Chelsea di kompetisi ini.
Burnley memanfaatkan situasi itu untuk menjaga asa bertahan hidup mereka saat Zian Flemming menyundul bola dari tendangan sudut di masa tambahan untuk hasil imbang 1-1.
Ini tidak bisa diterima membiarkan penyerang terbaik mereka bebas di kotak penalti, ujar Rosenior.
Saya belajar cepat tentang skuad ini dan tahu apa yang harus dilakukan agar kami membaik.
Satu poin membawa Chelsea ke posisi empat besar berdasarkan selisih gol saja, di atas Manchester United.
Namun setelah jadwal mudah di awal era Rosenior di Stamford Bridge, Chelsea akan menghadapi Arsenal, Aston Villa, Newcastle, dan Manchester City dalam lima laga berikutnya.
Ini sudah terlalu sering, tambah Rosenior, yang timnya sempat unggul 2-0 tapi hanya imbang 2-2 saat jamu Leeds di laga sebelumnya.
Kami kurang menjaga gawang tetap bersih dan kurang dasar dasar pertahanan saat bola mati. Itu hal yang harus saya perbaiki.
Ada pemain di lapangan yang ditugaskan untuk tugasnya tapi tidak melakukannya. Itulah yang membuat kami kehilangan dua poin.